7/05/2011

Setengah ruh dalam Amal

AL Ghazali pernah berkata
"SEMUA MANUSIA ITU CELAKA KECUALI ORANG BERILMU. DAN SEMUA YANG BERILMU ITU CELAKA KECUALI ORANG YANG BERAMAL AKAN CELAKA KECUALI YANG IKHLAS . DAN ORANG YANG IKHLAS SELALU DI BAYANGI BAHAYA BESAR "

ah apa jadinya kalau melangkah, hanya setengah raga, apa jadinya kalau ruh tak pada tempatnya. sehingga aktivitas tak berenergi. yang pada akhirnya kurang optimalisasi dalam etos kerja. mengapa keikhlasan begitu sulit hadir? mengapa si ikhlas termat sulit dan berat untk nangkring ddalam aktivitas? menggerutu dalam menjalankan aktivitas? saya sering sebut itu setengah beruh dalam amal

itu tadi pertenyaan yang muncul dalam benak saya. kala menjalankan satu amanah yang berat untuk saya jalani, dan masih setengah tak rela, alias nggak ikhlas gitu.. padahal kalau nggak ikhlas bisa jadi malah tak bernilai, dan jadi malah buang waktu. Pada hal baik memang nggak dikit cobaannya. pada hal baik memang bukan saja kerikil yang di temui, tapi jurang nan terjal, batu nan besar, tanjakkan nan curam bahkan sekawanan nafsu sendiri yang buas.
ikhlas memang urusan hati yag begitu sensitif, ikhlas memang amlan hati. yang cuma kita yang tahu, dan Allah yang tahu. sekaliber kelas atas kaya malaikat, ga bisa nulis tuh dari pahala ikhlas yang bertubi tubi, sampai sekaliber kelas bawah kaya setan nggak bisa tuh ganggu.
si ikhlas memang 6 huruf yang, ringan diucakan, namun sulit untuk diaplikasikan. si ikhlas memang perkara yang sangat mudah dicari materinya, tapi sulit dijaga keitiqomahannya. karena ia elemen penting dalam proses penerimaan kinerja kita sebagai hamba Allah.  satu dari 2 elemen yang menjadi standat ukur di terim atu tidak amalan kita.. ya inilah posisi penting si ikhlas
acap kali kita dengar kata ini. mungkin udah keratusan kalinya, tapi ya saya nggak boleh bosan , untuk terus up date ini kata. maklum si saya kan bukan manusia yang stabil dalam keimananya. maka recharger materi ikhlas harus selalu ada.
ikhlas itu mencari perhatian allah semata, nggak peduli mu beribadah di depan satu orang, dua orang atau bahkan ratusan orang. yang penting perhatian allah yang di cari. Yang berarti memurnikan setiap tindak dan tanduk kita ( heee maksudnya bukan tanduk domba ya heheh)
قُلْ إِنَّ صَلاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
Katakanlah: "Sesungguhnya salat, ibadah, hidup dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam,

Katakanlah: "Sesungguhnya aku diperintahkan supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama.( az zumara : 11)

QS. Shad (38) : 78-83
Iblis berkata: “Ya Tuhanku, beri tangguhlah aku sampai hari mereka dibangkitkan”.
Allah berfirman: “Sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang diberi tangguh,
sampai kepada hari yang telah ditentukan waktunya (hari kiamat)”.
Iblis menjawab: “Demi kekuasaan Engkau aku akan menyesatkan merreka semuanya,
kecuali hamba-hamba-Mu yang mukhlas di antara mereka
Allah berfirman: “Maka yang benar (adalah sumpah-Ku) dan hanya kebenaran itulah yang Ku-katakan

"Sesungguhnya orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari neraka. Dan kamu sekali-kali tidak akan mendapat seorang penolongpun bagi mereka. Kecuali orang-orang yang taubat dan mengadakan perbaikan dan berpegang teguh pada (agama) Allah dan tulus ikhlas (mengerjakan) agama mereka karena Allah. Maka mereka itu adalah bersama-sama orang beriman dan kelak Allah akan memberikan kepada orang-orang yang beriman pahala yang besar."( QS. An-Nisa: 145-146.)

Rasul bersabda " sesungguhnya Allah tidak menerima  Amal kecuali yang ikhlas dan dengannya ia mencari keridhoan-Nya.( Hr. An- nasai)

ah nampak begitu berharga keikhlasan dalam menjalankan segenap kehidupan ini. tak bolehlah setengah hati dalam aktivitas, atau bahkan niatan tersembunyi. saya pun sedang belajar. karena ternayat ikhlas ini bisa jadi berbelok saat perjalanan amal berlangsung. ya saat berlangsung, atau bahkan di akhir amalan, bisa jdi belok
 .lewat ikhlas inilah amalan yang kita peoleh mampu meningkatkan derajat kita.
Nabi bersabda :
" Allah berfirman, 'jika hamba-Ku berniat melakukan suatu amalan keburukan, maka janganlah kalian( para malaikat) mencatat kesalahannya hingga ia mengerjakannya. Jika ia telah melakukannya, tulislah semisal perbuatannya. dan jika ia meninggalkannya karena ( takut kepada)-Ku, maka tulislah baginy satu kebaikkan namun belum dikerjakannya, maka tulislah baginya 1 kebaikan. ada pun jika ia telah melakukannya, maka tulislah baginya 10 kali kebaikkan semisalanya, hingga 700 kali lipat ( Hr. Al Bukhari)
heee jauh niat rasanya saya  ini. dan menggiurkannya pahala dari ikhlas. tapi untuk jadi yang ikhlas dalam menjalani kehidupan ini, bukannya hanya satu amanah ini, ternyata  semuanya harus kerja keras. ya iyalah surga itu sesuatu hal yang indah luar biasa, dengan kerja keraslah semuanya bisa didapat.
karena ikhlas itu berat, lebih berat dari perkara, atau bahkan ujian lain..wajar harus usaha keras tuh biar bisa lempeng nih niatan karena Allah.

Sahl bin Sa'd pernah ditanya,"apakah yang paling sulit bagi jiwa?" Ia menjawabb" Ikhlas." Mengapa sulit?karena ketika ikhlas jiwa tidak memiliki bagian sedikit pun ."

Seperti yang saya ketahui, ikhlas itu adanya di hati, sedang karakter hati mudah sekali terombang ambing. maka mudah berubah. sehingga beruntunglah orang ikhlas, orang yang mukhlisin.



Yaa belajar terus membenahi hati. Terus dan terus..dan semoga hati di tetapkan dalam keistiqomahan, membulatkan niatan ikhlas hanya karena allah, tak setengah hati, tak beruh. tak setengah ikhlas, tak rela.
berawal dari niatlah pintu gerbang keikhlasan di buka.. yuk rahayu cek niat dalam setiap memulai, sedang hingga selesai melakukan suatu pekerjaan.
heummmm

malam hari di rumah ibu 
 *krik krik wahai perut jangan berisik....tengah malam






CURCOL

liburan tlah tiba libur tlah tiba hore- hore



Pekan liburan kini singgah sejenak selama 1 bulan. sebelum penyambutan masa bimbingan mahasiswa baru datang. tak terasa aku menginjak tingkat 3. masih nyari feel di kimia. dengan semaraknya yang luar biasa ( alias medan yang poll mantap ngaliuerkeun heuheu * curhat tidituna mah), tapi ya sing penting jalani. Apa yang ku pikir tak baik belum tentu dalam pandangan Allah juga tak baik. bisa jadi ya baik untukku ke depannya. Toh yang aku dapan selama 2 tahun ini melebih mata kuliah yang saya dapat di bangku kuliah ( * alamakkkk semangattttt)

Liburan niatan belajar ngejahit sama masak. malah akselerasi mental, manajemen waktu, pikiran, massa kegiatan, dan pikiran..yaitu dia jadi koordi humas gituuu... tok dah liburan isinya rapat dan rapat .

euhm ya dipikir pikir sih ya..emang aku nggak suka diam, apalagi ada waktu kosong, bisa jadi malah kerjaannya tidur mulu..( nahlooooo ketahuann heheh)
iya nyaris setiap hari selalu ada agenda... mun kata urang sini mah..susah payah di usia muda, bersenang senang saat tua.. dan masuk surga setelah meninggal ( itu mah maukuuuuu hehehhe)

ini tulisan rada geze..wesslah hahha...

saya sedang belajar memetik nilai dari apa yang terjadi, meski kadang masih lemot buat mencerna maksud yang Allah kasih sama saya ( padahal pentium otak kapasitas sama tapi kok lemotttt, jarang diasah kali ya?)
.
oh ya waktu di kampus telkom sambil makan nasi bakar, temanku bilang ( ya jadi temanku seusiaku, tapi dwasanya lebih dari aku, dah gitu dah jadi ustadzah lagi ..) *nih sedikit obrolan
Aku : teh kok bisa sih sedewasa ini.
Beliau : ah masa sih ?
Aku : iya ih padahal kita seumuran
Beliau ; heee tarbiyah langsung dari allah
aku : subhanallah poll
beliau : ya yu yang kamu cari bukanlah sekedar materi ceramah, materi murabbiyah, tapi yang saya ambil itu nilai yu..nilai nilai kehidupan
aku : oooohhhh


*subhanallah tulisannya makin ga nyambung hahahha



di telusuri..di hayati dan direnungkan
betapa nikmat allah itu begitu banyak. petunjuk allah begitu banyak, rahmat allah begitu melimpah. namun hati kotor ini masih saja buta. mata ini masih saja gelap. dan hati masih saja keras..telinga ini masih saja tuli.

*muhasabah

malam kok makin geze gini ya...haha intermezzo ini mah mau nulis yang serius...ini mah kangen kangenan aza..lama ga nulis wkwkwk



7/04/2011

Ini hari adalah

siang hari di Gzebo mipa UNPAD

Panas, sambil menyantap nasi bungkus + goreng tempe bumbu khas ala koki cantik..ummiwku tercinta..

 alamakkk....ini hari indahnya karena mentari terik menyinari, ini hari jadi milik tukang es cendol, es kelapa muda, tukang jus dan tukang tukang air minum lainnya. karena buliran airnya yang dingin, akan sangat menyegarkan tenggerokkan siapa saja yang merasa sedang dahaga..

ini hari amat panjang, bagi mereka yang nggak betah dengan aktivitasnya. tidak bagi yang cinta dengan aktivitasnya. rasa waktu baru tadi pagi heheh...


ini hari adalah ajang bagi menuai berkah, bagi mereka yang yang semangat memanfaatkan waktu dan kesempatan, tidak bagi yang bermalas malasan di kasur , terkecuali yang terbujur kaku di atas kasur karena di dera sakit

ini hari adalah milikmu, yang bebas berkarya, bebas berekpresi, yang bebas memberi arti buat mu, karena detik ini milikmu, terkecuali orang di kekang ketakutan yang dibuatnya sendiri.

bersambung....

mau rapat dulu soalnya hehehh

6/25/2011

rasa

sahara di padang hati
menyeruaklah badai menerpa dinding hati
gersang panas menerpa tiada henti
dan musafir ini terus menapaki jalan ilahi
oase di padang pasir itu tak sebatas ilusi
ia nyata bagi yang memegang janji

6/18/2011

Atribut Dunia


Segala atribut dunia, mulai dari jabatan ,harta,tahta  dan wanita. Adalah hal yang mampu melenakan setiap insan. Mulai dari kalangan kelas atas sampai kalangan kelas bawah. Mulai dari yang tua sampai yang muda, mulai dari yang bergelar haji sampai bergelar penjaga WC  umum, kesemuanya itu pasti  akan tergoda dengan dengan segala atribut keduniaan , termasuk saya yang menulis. Tidak menampik jikalau harta dan tahta adalah perkara yang melenakan, bahkan teramta sangat menggiurkan, namun jika saja insan tak dibentengi dengan keimanan , maka tidak  akan tenggelam dalam  nikmatnya atribut dunia. Padahal jelas bahwa dunia hanyalah sebuah permainan dan senda gurau.
Jika atribut dunia di simpan dihati maka celakah
Saat ia hilang hati resah
Saat ia dicuri orang, hati gelisah
Namun jika Atribut dunia di simpan di tangan
Saat ia hilang akan tenang,karena tahu itu Cuma tiitpan semata
Saat ia dicuri akan tetap tenang, karena tahu mungkin Allah yang menititipkan hendak mengambil apa yang jadi miliknya
Yang nulis sedang belajar untuk menyimpan itu semua di tangan. Cukuplah allah yang ada di hati
Maka ketika segala hal menghadang, baik ujian atau apaun hal yang mampu memberatkan jiwa akan  lapang

Ketika Hati Terjawab


Hari Ketika di gelayuti ragu
Sendu sedih resah
Maka yang aku katakan
“Allah hiburlah Hatiku yang remah dihadang sedih”
Tak lama Allah menjawab doaku
Saat tangan tak hanya diam
Saaat lankgah tak hanya mematung
Maka lembaran hiburan itu datang menyemai segala kesedihan
Ia menanam bahagia yang tak terkira
Lewat pesan
Lewan kesan
Lewat nasehat
Dari kepingan kisah hidup
Dari kepingan kehidupan seseorang
Duhai insan diluaran sana
Betapa aku
Acap kali sedih lantas allah mendengar doaku
“Rabb hidurlah hati yang sedang diremah sedih”
Maka ia menjawab doaku
Dengan hantaran kisah,nasehat, pesan dari beberapa potongan kisah
“subhanallah”
Segala kebingungan pun hilang, terjawab sudah

Takut Tidak Pada Tempatnya


Pagi menjelma bak alarm pengingat, semburat matahari masuk lewat celah celah kamar, bergegas aku membabat semua peralatan yang tercecer dilantai atau pun diatas kasur, aku terperangah liat tumpukan piring dan dan baju. Masya Allah aku belum sempat nyuci, malam bergadang eh malah banyak tidur. Tanpa ba bi bu segera saya menyerang kawanan piring dan Baju yang telah siap untuk menerima hantaman detergen. Huuuh tanpa banyak berrpikir, aku pun menyikat bersih semua itu dan tinggggg…dalam hitungan menit nyaris hampir sejam semua pun bersih.
Aku menengok jam di Hp. Wew huaahhhh telatttt
Perkara ngaret mungkin jadi budaya  saya heheh..tiap kali liat jam ah bentar lagi..ah bentar lagiii..sampai akhirnya terjadi over load agenda ..belum itu belum inilah..dan aku sendiri yang repotnya bukan kepalang. 10 menit menjelang rapat saya masih berkemas barang barang, dan liat aku betapa repontya saat itu. Aku ketakutan karena takut terlambat.
Dan desingggggggg
Sesuatu melesat dalam pikiranku
Giliran rapat takut telat,dan resahnya nggak ketulungan takut kena sangsi. Eh giliran adzan memanggil untuk sholat nyantainya bukan main. Ah nanti seidkit lagi , ah nanti sedikit lagi …akhirnya setengah jam kemudian, dan miris kenapa nggak takut ya, padahal sanksi lebih mengerikan dari sanksi rapat.
Oh ya rabb aku yang sedang membereskan barang barang ke tas, terdiam sejenak. Dan ini tak sekali duia kali namun berkali kali, dan ya aku sudah sering kena tegur. Namun tak jua jera…aduh jangan sampai allah mengazabku karena perkara ini, selama ini aku didiamkan mungkin agar aku sadar sendiri. Dan alhamdulillah sadar, saya harus berusaha mengoptimalkan kembali waktu. Berusah lebih baik lagi ..semangat..pantasa saja saya kalau apa apa telat. Wong sholatnya aza jarang tepat waktu heuuu
Demi masa
Sesungguhnya manusia dalam kerugian