6/18/2011

Atribut Dunia


Segala atribut dunia, mulai dari jabatan ,harta,tahta  dan wanita. Adalah hal yang mampu melenakan setiap insan. Mulai dari kalangan kelas atas sampai kalangan kelas bawah. Mulai dari yang tua sampai yang muda, mulai dari yang bergelar haji sampai bergelar penjaga WC  umum, kesemuanya itu pasti  akan tergoda dengan dengan segala atribut keduniaan , termasuk saya yang menulis. Tidak menampik jikalau harta dan tahta adalah perkara yang melenakan, bahkan teramta sangat menggiurkan, namun jika saja insan tak dibentengi dengan keimanan , maka tidak  akan tenggelam dalam  nikmatnya atribut dunia. Padahal jelas bahwa dunia hanyalah sebuah permainan dan senda gurau.
Jika atribut dunia di simpan dihati maka celakah
Saat ia hilang hati resah
Saat ia dicuri orang, hati gelisah
Namun jika Atribut dunia di simpan di tangan
Saat ia hilang akan tenang,karena tahu itu Cuma tiitpan semata
Saat ia dicuri akan tetap tenang, karena tahu mungkin Allah yang menititipkan hendak mengambil apa yang jadi miliknya
Yang nulis sedang belajar untuk menyimpan itu semua di tangan. Cukuplah allah yang ada di hati
Maka ketika segala hal menghadang, baik ujian atau apaun hal yang mampu memberatkan jiwa akan  lapang

Ketika Hati Terjawab


Hari Ketika di gelayuti ragu
Sendu sedih resah
Maka yang aku katakan
“Allah hiburlah Hatiku yang remah dihadang sedih”
Tak lama Allah menjawab doaku
Saat tangan tak hanya diam
Saaat lankgah tak hanya mematung
Maka lembaran hiburan itu datang menyemai segala kesedihan
Ia menanam bahagia yang tak terkira
Lewat pesan
Lewan kesan
Lewat nasehat
Dari kepingan kisah hidup
Dari kepingan kehidupan seseorang
Duhai insan diluaran sana
Betapa aku
Acap kali sedih lantas allah mendengar doaku
“Rabb hidurlah hati yang sedang diremah sedih”
Maka ia menjawab doaku
Dengan hantaran kisah,nasehat, pesan dari beberapa potongan kisah
“subhanallah”
Segala kebingungan pun hilang, terjawab sudah

Takut Tidak Pada Tempatnya


Pagi menjelma bak alarm pengingat, semburat matahari masuk lewat celah celah kamar, bergegas aku membabat semua peralatan yang tercecer dilantai atau pun diatas kasur, aku terperangah liat tumpukan piring dan dan baju. Masya Allah aku belum sempat nyuci, malam bergadang eh malah banyak tidur. Tanpa ba bi bu segera saya menyerang kawanan piring dan Baju yang telah siap untuk menerima hantaman detergen. Huuuh tanpa banyak berrpikir, aku pun menyikat bersih semua itu dan tinggggg…dalam hitungan menit nyaris hampir sejam semua pun bersih.
Aku menengok jam di Hp. Wew huaahhhh telatttt
Perkara ngaret mungkin jadi budaya  saya heheh..tiap kali liat jam ah bentar lagi..ah bentar lagiii..sampai akhirnya terjadi over load agenda ..belum itu belum inilah..dan aku sendiri yang repotnya bukan kepalang. 10 menit menjelang rapat saya masih berkemas barang barang, dan liat aku betapa repontya saat itu. Aku ketakutan karena takut terlambat.
Dan desingggggggg
Sesuatu melesat dalam pikiranku
Giliran rapat takut telat,dan resahnya nggak ketulungan takut kena sangsi. Eh giliran adzan memanggil untuk sholat nyantainya bukan main. Ah nanti seidkit lagi , ah nanti sedikit lagi …akhirnya setengah jam kemudian, dan miris kenapa nggak takut ya, padahal sanksi lebih mengerikan dari sanksi rapat.
Oh ya rabb aku yang sedang membereskan barang barang ke tas, terdiam sejenak. Dan ini tak sekali duia kali namun berkali kali, dan ya aku sudah sering kena tegur. Namun tak jua jera…aduh jangan sampai allah mengazabku karena perkara ini, selama ini aku didiamkan mungkin agar aku sadar sendiri. Dan alhamdulillah sadar, saya harus berusaha mengoptimalkan kembali waktu. Berusah lebih baik lagi ..semangat..pantasa saja saya kalau apa apa telat. Wong sholatnya aza jarang tepat waktu heuuu
Demi masa
Sesungguhnya manusia dalam kerugian

Haru Biru


“Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab(Lauh Mahfuzh) sebelum Kami menciptakanya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. (Kami jelaskan yang demikian itu)supaya kamu jangan berdukacita terhadap apa yang luput dari kamu dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikaNya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri.” (QS Al-Hadid ;22-23)
Haru biru mendayu
Lirih seorang insan di pelataran waktu
Didekap kuasa Ilahi
Hingga lumerlah segala kebingungan
Tak putus jua harap di ujung masa yang ia lakoni
Tetap ada bulir semangat dan yakin
Bahwa lakonya itu akan menuai sukses
Meski mata masih remang menerawang
Meski kaki masih berat berpijak
Angin tak selamnya menderu
Hujan tak selamanya membasahi
Dan gelap tak selamanya menyelimuti
Pelangi akan selalu menghiasi
Terang akan selalu hadir
Dan itulah lakon yang terus bergilir menemani
Mungkin biduk itu akan berlayar jauh
Menantang ombak menantang angin
Menantang lawan
Tapi akan selalu tangguh mengarungi luasnya samudera kehidupan
Tak berbekal kelauhan
Tak berhiaskan kelemahan
Ia akan tetap tegar menerjang samudera kehidupan
Sampai tapal batas
“…. Boleh jadi kalian membenci sesuatu,padahal ia amat baik bagi kalian. Dan boleh jadi kalian mencintai sesuatu, padahal ia amat buruk bagi kalian.Allah Maha mengetahui kalian tidak mengetahui.” (QS. Al-Baqarah 216)

POm POM HearT


Tahu nggak sih?
Pernah lihat POM POM GIRl beraksi di lapangan? Loncat loncat ngasih semangat, teriak –teriak
Give me   R
Give me   A
Give me   H
Give me  A
Give me  Y
Give me  U
Ya dengan antusias dan semangat Pom Pom Girl memberikan semangatnya pada pemain basket , dan pemain basket yang sedang bertempur dilapangan pun tersemangati. 
(Saya senang dengan kata medan lapangan, atau yang paling keren medan tempur)
Saya pun tak mau kalah yo. Saya punya POM POM heart , dengan fungsi yang tak berbeda jauh, POm POm heart ini, adalah semangat interanal yang aktif dikala pemain ( alias saya) sedang tidak semangat. Pom POm ini akan menggaungkan rasa positif, senang dan antusiasme ketika saya sedang berlaga di medan temapur ( alias kehidupan) , acap kali musuh bernama sedih, atau lawan bernama amarah datang, maka POm POM heart  akan bersorak
Give me  S
Give me  E
Give me  M
Give me  A
Give me  N
Give me  G
 Give me  A
 Give me   T
Saya pernah mendengar  kalau seseorang  yang dikatakan dewasa,jika ia bisa menyemangati dirinya, dan tidak tergantung terhadap suporter dari luar.
Heheh tulah sekilas mengenai POM POM heart , apa kamu juga Punya?

6/09/2011

Tak kenal belajar

tak kenal maka kenalan
tak kenal maka bertanya
tak kenal maka memulai
tak kenal maka tak tahu
tak kenal maka kau linglung
tak kenal maka kau terasing
tak kenal maka tak sayang
tak sayang maka tak kenal


belajar tak kenal masa
tak kenal bangku
tak kenal dinding formal
tak kenal usia
belajar bisa disetiap masa
disetiap jejak
di setiap kesempatan
bisa dimana dan kapan pun

belajar bisa saat ini
saat kau baca pesan mini ini
matamu masih bisa menjendalai pikiranmu
 maka kau sedang belajar
bahwa matamu masih berfungsi utuh

belajar bisa saat itu
saat supir menggeruti penumpang
saat itu kau belajar
beginilah hidup keras mencari nafkah

belajar bisa saat nanti
ya saat kita tahu
bahwa kita belum tentu bisa belajar nanti
maka waktu ini bisa jadi kesempatan terakhir



Hati Seperti....

Hati seperti.....
cermin, ketika kotor maka terhijab untuk bisa masuk cahaya
Hati Seperti...
kapas, mudah sekali terombang ambing
Hati seperti...
kayu, mudah terbakar hingga merah padam
hati seperti ...
es, dingin melekat 
hati seperti...
raja , mengomandai pasukan tubuh
hati seperti..
traffic light. saat kehidupan berjalan ia akan mengeluarkan nyala merah  untuk berhenti, hijau untuk maju dan kuning berhai hati
hati seperti...
banteng , sesekali tak bisa dikendalikan.
hati seperti....
teka teki, sulit diterka
hati seperti .....
batu, menggeras ketika berpenyakit
hati seperti 
mata air, lembut namun menyejukkan
hati seperti...
warna , tinggal pilih spidol kesukaanmu, warnailah 
hati seperti

inilah hati, apa hati hati yang lain
berhati hati saat bermain dengan hati
ia akan menjelam jadi hal lain
yang kalian sangka itu bukan hati
padahal itulah hati

Bernego dengan Hati

ini hari kesekian aku tak mengerti
ada apa dengan hati ini
aku telah sedemikian bernego
namun tetap ia setia dalam diam
aku telah merayu hati
agar ia mau berbaik hati mengerti
membagi segenapnya rasa bersama tubuhku
sungguh aku ingin mengadukan hatiku
pada yang sedang menggenggam hati
izinkan mata menggeluarkan tetesan ketakutannya
tetesan rindunya
wahai hati masih kau mengerti denganku
apa kau mampu mendengar
selama hampir lebih dari sepekan aku tak bisa paham
bahwa hati ini adalah hatiku


6/06/2011

Tulislah



tulislah isi hatimu
dalam nuansa yang tak seorang pun bisa merasakan
tulis segala apa yang merayap dalam dinding pikiran
tulislah dengan hati agar seantero dunia merasakannya
segalanya tertuang dalam lautan kata
butiran bahasa, dan kepalan kalimat
tulislah dengan seksama
agar yang membaca mampu menelaah
apa yang melimpah didasar tulisanmu
manjai ia dengan pikiran dan rasa
agar ia merajai makna
tulislah sesukamukarena tulisan ini milikmu
tulislah hingga tulisan menjadi ekspresi jiwa
tulislah apa yang mewarnai rasa dan asa
tulislah di langit dunia bahwa kau punya mimpi
tulislah cintamu dalam kata
dan pesan rindu dalam kalimat syahdu
agar seantero rasa bisa merasainya
tulislah hingga aku tak mampu menulis kembali