12/08/2010

Secercah Cerita dari insan bernama WANITA


pagi hari aku tergerak untuk membuka sejumlah folder di notebookku , dan kutemukan tulisan ini yang saya dapat dari temannya temanku. tulisan yang membuka mata hati setiap muslimah. semoga bisa menjadi muslimah sejati..belajar menjadi pribadi yang lebih baik lagi..

selamat membaca


PRIBADI WANITA SOLEHAH
Solehah Wanita Sebagai Ibu

Kemuliaan Ibu Dalam Islam
       2 rakaat solat wanita yang hamil lebih baik dari 80 rakaat solat wanita yang tidak hamil. Wanita yang hamil dapat pahala puasa disiang hari dan pahala ibadat dimalam hari. wanita yang bersalin dapat pahala 70 thn solat dan puasa serta setiap kesakitan pada satu uratnya, Allah bagi satu pahala haji. Sekiranya wanita meninggal dunia dalam masa 40 hari selepas bersalin ia dikira sebagai mati syahid.

       Wanita yang beri minum susu badannya kepada anaknya akan dapat 1 pahala daripada tiap titik susu yang diberikannya. Wanita yang beri minum susu badannya kepada anaknya yang menangis maka Allah beri pahala satu thn pahala solat dan puasa.
Kalau wanita menyusui anaknya hingga cukup tempoh 2. 5 thn maka malaikat dilangit khabarkan berita bahwa syurga wajib baginya.

       Seorang ibu yang menghabiskan masa mlmnya dengan tidur yang tidak selesa karena menjaga anaknya yang sakit mendapat pahala seperti membebaskan 20 orang hamba.
Wanita yang tidak cukup tidur pada malam hari karena menjaga anaknya yang sakit akan di ampunkan oleh Allah akan seluruh dosanya dan bila dia hiburkan hati anaknya Allah beri 12 tahun pahala ibadat.

Kelebihan Wanita
       Allah Yang Maha Bijaksana telah menciptakan manusia dengan sebaik-baik kejadian. Dan Dia telah menjadikan hambanya itu berpasang-pasangan. Lelaki dan wanita yang saling memerlukan. Sebahagiannya menjadi pembantu kepada sebahagian yang lain. Kemuliaan manusia hanyalah dalam agama sejauh mana mereka dapat mentaati perintah Allah dengan cara Nabi S.A.W. Allah telah mengurniakan kepada wanita dengan berbagai kelebihan.

       Syarat untuk wanita masuk syurga begitu mudah. Anas bin Malik meriwayatkan bahwa Nabi S.A.W. bersabda : "Seorang wanita yang mengerjakan solat 5 waktu, berpuasa wajib sebulan, memelihara kemaluannya serta taat kepada suaminya maka pasti dia akan masuk syurga dari pintu mana saja yang dikehendakinya. " (HR Abu Nuaim)

       Ab. Rahman bin Auf meriwayatkan bahwa Nabi S.A.W. bersabda : "Seorang wanita solehah lebih baik dari 1000 lelaki yang tak soleh. Dan seorang wanita yang melayan suaminya selama seminggu maka ditutupkan baginya 7 pintu neraka dan dibuka 8 pintu syurga yang mana dia dapat masuk dari pintu mana saja tanpa hisab. "

       Siti Aisyah meriwayatkan bahwa Nabi S.A.W. bersabda : "Tidaklah seorang wanita yang haidh kecuali haidhnya merupakan kifarah bagi dosa2nya yang telah lalu. Dan pada hari pertama haidhnya membaca "Alhamdulillahi 'ala kulli hal wa astaghfirullaha min kulli zanbin" maka Allah menetapkan baginya bebas dari neraka, dengan mudah melalui sirat, aman dari siksa bahkan Allah mengangkat ke atasnya derajat 40 orang syuhada apabila dia selalu berzikir kepada Allah selama haidhnya. "

Wanita yang mulia dalam pandangan Allah, Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Nabi S.A.W. bersabda : "Sebaik-baik wanita adalah apabila engkau pandang dia maka dia menggembirakan, bila engkau perintah dia taat, bila engkau tiada dia menjaga hartamu dan menjaga pula kehormatan dirinya. "
       Ada sebuah riwayat bahwa pada zaman Nabi S.A.W. ada seorang lelaki yang akan berangkat untuk berperang dijln Allah. Dia berpesan kepada isterinya, "Wahai isteriku ... janganlah sekali-kali engkau meninggalkan rumah ini sehingga aku kembali.

       "Secara kebetulan ayahnya menderita sakit... maka wanita tadi mengutus seorang lelaki menemui Rasulullah S.A.W. Baginda bersabda kepada utusan itu, "Agar dia taati suaminya. " Demikian pula wanita itu mengutus utusannya bukan hanya sekali sehingga akhirnya dia mentaati suaminya dan tidak berani keluar rumahnya.

       Maka ayahnya meninggal dunia tetapi dia tetap tidak melihat mayat ayahnya. Dia tetap sabar sehingga suaminya pulang. Maka Allah memberi wahyu kepada Nabi yang berbunyi, "Sesungguhnya Allah telah mengampuni wanita tersebut disebabkan ketaatannya kepada suaminya. Dalam riwayat yang lain mengatakan bahwa Allah turut mengampuni dosa ayahnya disebabkan ketaatan anaknya itu.

       Inilah sebenarnya perkara yang menyebabkan wanita diredhai oleh Allah bukannya dalam persamaan hak yang seperti dituntut oleh penjahil agama. Sedangkan dalam peristiwa Israk Mikraj, Nabi telah melihat ke dalam syurga yang mana Allah masuk wanita ke dalam syurga 500 tahun lebih awal dari suami mereka... dan bila melihat ke dalam neraka Nabi dapati 2/3 dari penghuninya adalah wanita. Oleh itu takutilah kita semua akan ALLAH... .

Kelebihan Wanita,
       Abdullah bin Masud meriwayatkan bahwa Nabi S.A.W. bersabda : "Apabila seorang wanita mencuci pakaian suaminya maka Allah mencatat baginya 1000 kebaikan, di ampunkan 2000 kesalahan bahkan segala sesuatu yang disinari matahari akan memohon ampun baginya dan Allah mengangkat 1000 derajat untuknya. " Maulana Syed Ahmad Khan dalam bayannya menceritakan kelebihan yang dimiliki oleh wanita. Katanya: Seorang wanita yang solehah lebih baik dari seorang wali Allah.

Wanita yang menguli tepung dengan membaca Bismillah akan diberkati Allah rezekinya.
Wanita yang menyapu lantai dengan berzikir dapat pahala seperti membersihkan Baitullah.
Wanita yang solehah lebih baik dari 70 orang lelaki yang soleh. Allah akan berkati rezeki apabila wanita memasak dengan zikir.
Seorang wanita yang menutup auratnya dengan purdah ditingkatkan oleh Allah nur wajahnya 13 kali dari wajah asal.

       Semua orang akan dipanggil untuk melihat wajah Allah yang Maha Indah di akhirat nanti tetapi bagi Allah sendiri akan datang untuk berjumpa dengan wanita yang memberati auratnya iaitu yang memakai purdah dengan istiqamah.

       Pengorbanan seorang wanita amat dihargai oleh Allah dan rasulnya. Cuma kita kurang mengetahui kelebihan yang dikurniakan kepada kita semua. Sehinggakan hari ini manusia Islam mencari sesuatu selain dari agama karena merasa pengorbanan mereka tidak dihargai. Dan mereka turut melaungkan persamaan hak seperti di barat. Ini semua bukanlah salah mereka... tetapi kitalah yang bersalah karena kita lupa bahwa kita ini umat yang dianugerah kan dengan tugas kenabian. Memberi harapan dan bimbingan kepada manusia...

Wanita Solehah Sebagai Anak
       Allah S.W.T telah berfirman yang maksudnya : "Dan Rabb-mu telah memerintahkan supaya kamu jangan beribadah selain kepada-Nya, dan hendaklah kamu berbuat baik kepada ibu-bapa mu. Jika salah seorang diantara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan jangan kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah : "Ya Rabbi, kasihanilah mereka kedua-duanya, sebagaimana mereka berdua telah menyantuni aku waktu kecil. " Al Isra' 23-24.

       Allah memerintahkan agar manusia berbakti kepada kedua ibu bapa mereka dan mentaati mereka. Bagi wanita ketaatan mereka sebelum mereka berkahwin adalah kepada kedua ibu-bapa mereka dan selepas berkahwin, kepada suami mereka Menyakiti hati kedua mereka adalah merupakan dosa yang amat besar.

       Ismail Ibnu Umayyah telah berkata : Seorang lelaki meminta nasihat : "Wahai Rasulullah, berilah aku wasiat. " Rasul menjawab "Janganlah engkau menyekutukan Allah dengan sesuatupun, sekalipun engkau dibakar atau dibelah dua. "
Ia berkata "Wahai Rasulullah, tambahkanlah. " Rasulullah menjawab, "Berbaktilah kepada kedua ibu-bapamu, jangan sekali-kali engkau meninggikan suara di hadapannya. Jika keduanya memerintahkan engkau untuk mengeluarkan hartamu, maka keluarkanlah bagi keduanya. "

       Lelaki itu meminta kembali : "Wahai Rasulullah, tambah lagi selain itu. " Rasulullah menjawab, "Jangan engkau meminum khamar (arak), sebab khamar itu adalah kunci segala kejahatan. " Lelaki itu meminta kembali, "Wahai Rasulullah, tambahkanlah untukku selain itu. " Rasulullah S.A.W. menjawab, "Didiklah keluargamu dan berilah mereka nafkah sesuai dengan kemampuanmu, dan janganlah engkau mengangkat tongkat (lisan)mu namun berbuatlah agar mereka takut kepada Allah. " HR Imam Ibnu Majah.

Adab anak terhadap kedua ibu-bapanya :
Berbuat baik dan berlemah lembut terhadap mereka.
1. Mentaati perintah kedua mereka selagi tidak bertentangan dengan perintah Allah.
2. Melihat wajah mereka dengan kasih sayang merupakan ibadah.
3. Mendoakan mereka berdua dengan doa yang baik.
4. Menjaga hati mereka berdua dan menggembirakan mereka.
5. Menjalinkan silaturrahim dengan sahabat-sahabat mereka.
6. Menziarahi kubur ibu-bapa jika mereka telah meninggal dunia.

Wanita Yang Dimurkai Allah (perkara yang amat dibenci allah pada seorang wanita)
       Kepada wanita yang tidak menutup aurat Allah berfirman, " Hiduplah dengan apa yang kau suka. " Allah melaknati wanita yang sengaja mendedahkan auratnya kepada lelaki yang bukan muhrim.

       Perempuan yang memakai kain yang tipis dan jarang untuk menarik perhatian lelaki bukan muhrim atau memakai segala yang mendatangkan keghairahan kepada orang lain maka dia tidak akan mencium bau syurga.

Wanita yang jahat lebih buruk dari 1000 orang lelaki yang jahat.
       Pengorbanan seorang wanita amat dihargai oleh Allah dan Rasulnya. Cuma kita kurang mengetahui kelebihan yang dikurniakan kepada kita semua. Sehinggakan hari ini manusia Islam mencari sesuatu selain dari agama karena merasa pengorbanan mereka tidak dihargai. Dan mereka turut melaungkan persamaan hak seperti di barat. Ini semua bukanlah salah mereka... tetapi kitalah yang bersalah karena kita lupa bahwa kita ini umat yang dianugerah kan dengan tugas kenabian. Memberi harapan dan bimbingan kepada manusia...


Wanita yang dimurkai oleh Allah
       Sebagaimana Allah suka dengan wanita yang yang solehah, Allah juga sangat murka kepada beberapa jenis wanita. Oleh itu sangat perlu bagi kita mengetahui perkara yang boleh menyebabkan kebenciannya supaya kita terhindar dari kemurkaannya.

       Kemurkaan Allah pada hari kiamat sangat dahsyat sehinggakan nabi2 pun sangat takut. Bahkan Nabi Ibrahim pun lupa bahwa dia mempunyai anak yang bernama Nabi Ismail karena ketakutan yang amat sangat. Abu Zar R.A meriwayatkan bahwa Nabi S.A.W. bersabda: "Seorang wanita yang berkata kepada suaminya, "semoga engkau mendapat kutukan Allah" maka dia dikutuk oleh Allah dari atas langit yang ke-7 dan mengutuk pula segala sesuatu yang dicipta oleh Allah kecuali 2 jenis makhluk iaitu manusia dan jin. "

       Ab. Rahman bin Auf meriwayatkan bahwa Nabi S.A.W. bersabda : "Seorang yang membuat susah kepada suaminya dalam hal belanja atau membebani sesuatu yang suaminya tidak mampu maka Allah tidak akan menerima amalannya yang wajib dan sunnatnya. "

       Abdullah bin Umar r. a meriwayatkan bahwa Nabi S.A.W. bersabda: "Kalau seandainya apa yang ada dibumi ini merupakan emas dan perak serta dibawa oleh seorang wanita kerumah suaminya. Kemudian pada suatu hari dia terlontar kata2 angkuh, "engkau ini siapa? Semua harta ini milikku dan engkau tidak punya harta apa pun. " Maka hapuslah semua amal kebaikannya walaupun banyak.

       Nabi S.A.W. adalah seorang yang sangat kasih pada ummatnya dan terlalu menginginkan keselamatan bagi kita dari azab Allah. Beliau menghadapi segala rupa penderitaan, kesakitan, keletihan dan tekanan. Begitu juga air mata dan darah baginda telah mengalir semata-mata karena kasih-sayangnya terhadap kita. Maka lebih-lebih lagi kita sendirilah yang wajar berusaha untuk menyelamatkan diri kita, keluarga kita dan seluruh ummat baginda. Sebagai penutup ikutilah kisah seterusnya ini sebagai iktibar bagi kita.

       Ali r. a. meriwayatkan sebagai berikut: "Saya bersama Fatimah berkunjung kerumah Rasulullah dan kami temui beliau sedang menangis. Kami bertanya kepada beliau, "mengapa tuan menangis wahai Rasulullah?" Beliau menjawab, "pada malam aku di Isra'kan kelangit, daku melihat orang sedang mengalami berbagai penyeksaan... maka bila teringatkan mereka aku menangis. " Saya bertanya lagi, "wahai Rasulullah apakah yang tuan lihat?"

       Beliau bersabda: Wanita yang digantung dengan rambutnya dan otak kepalanya mendidih. Wanita yang digantung dengan lidahnya serta tangannya dipaut dari punggungnya sedangkan aspal yang mendidih dari neraka dituangkan ke kerongkongnya.

       Wanita yang digantung dengan buah dadanya dari balik punggungnya sedangkan air getah kayu zakum dituang ke kerongkongnya.
Wanita yang digantung, diikat kedua kaki dan tgnnya ke arah ubun2 kepalanya serta dibelit dibawah kekuasaan ular dan kala jengking. Wanita yang memakan badannya sendiri serta dibawahnya tampak api yang menyala-nyala dengan hebatnya.

       Wanita yang memotong badannya sendiri dengan gunting dari neraka. Wanita yang bermuka hitam dan memakan ususnya sendiri. Wanita yang tuli, buta dan bisu dalam peti neraka sedang darahnya mengalir dari rongga badannya (hidung, telinga, mulut) dan badannya membusuk akibat penyakit kulit dan lepra.
Wanita yang berkepala seperti kepala babi dan kaldai yang mendapat berjuta jenis siksaan. Maka berdirilah Fatimah seraya berkata, "Wahai ayahku, cahaya mata kesayanganku... ceritakanlah kepada ku apakah amal perbuatan wanita2 itu. "

       Rasulullah S.A.W. bersabda, "Wahai Fatimah, adapun tentang : Wanita yang digantung dengan rambutnya karena dia tidak menjaga rambutnya (di jilbab) dikalangan lelaki.

       Wanita yang digantung dengan lidahnya karena dia menyakiti hati suaminya dengan kata Kemudian Nabi S.A.W. bersabda: "Tidak seorang wanita yang menyakiti hati suaminya melalui kata2nya kecuali Allah akan membuatnya mulutnya kelak dihari kiamat, selebar 70 zira' kemudian akan mengikatnya dibelakang lehernya.
Adapun wanita yang digantung dengan buah dadanya karena dia menyusui anak orang lain tanpa izin suaminya.

       Adapun wanita yang diikat dengan kaki dan tangannya itu karena dia keluar rumah tanpa izin suaminya, tidak mandi wajib dari haidh dan nifas.

       Adapun wanita yang memakan badannya sendiri karena suka bersolek untuk dilihat lelaki lain serta suka membicarakan keaiban orang. Adapun wanita yang memotong badannya sendiri dengan gunting dari neraka karena dia suka menonjolkan diri (ingin terkenal) dikalangan orang yang banyak dengan maksud supaya orang melihat perhiasannya dan setiap orang jatuh cinta padanya karena melihat perhisannya.

       Adapun wanita yang diikat kedua kaki dan tangannya sampai ke ubun2nya dan dibelit oleh ular dan kala jengking karena dia mampu mengerjakan solat dan puasa. Tetapi dia tidak mahu berwudhuk dan tidak solat serta tidak mahu mandi wajib.

       Adapun wanita yang kepalanya seperti kepala babi dan badannya seperti kaldai karena dia suka mengadu-domba(melaga-lagakan orang) serta berdusta.
Adapun wanita yang berbentuk seperti anjing karena dia ahli fitnah serta suka marah-marah pada suaminya.

       Dan ada diantara isteri nabi-nabi  yang mati dalam keadaan tidak beriman karena mempunyai sifat yang buruk. Walaupun mereka adalah isteri manusia yang terbaik dizaman itu. Diantara sifat buruk mereka : Isteri Nabi Nuh suka mengejek dan mengutuk suaminya.
Isteri nabi Lut suka bertandang ke rumah orang. Semoga Allah beri kita kekuatan untuk mengamalkan kebaikan dan meninggalkan keburukan. Kalau kita tidak berasa takut atau rasa perlu berubah... maka kita kena khuatir. Takut kita tergolong dalam mereka yang tidak diberi petunjuk oleh Allah. Nauzubillahi min zalik.



~sepanjang jalan langkahku untuk selalu memperbaiki diri~
rahayu

Wanita dengan bahasa Al quran

bismillah..
tulisan di bawah ini sangat mengugah saya
1. untuk bisa berkata yang baik
2. memahami al quran lebih baik
3. mengahapal al quran
4. menjadi pribadi qurani

belajar untuk itu semua ...semoga bisa
*Note : punten saya dapatkan tulisan ini dari salah satu situs ...hanya saja lupa...semoga tidak mengurangi keberkahannya




Kisah Wanita Yang Berbicara Dgn Bahasa Al-Qur"an

Berkata Abdullah bin Mubarak Rahimahullahu Ta"ala :
Saya berangkat menunaikan Haji ke Baitullah Al-Haram, lalu berziarah ke makam Rasulullah sallAllahu "alayhi wasallam. Ketika saya berada disuatu sudut jalan, tiba-tiba saya melihat sesosok tubuh berpakaian yang dibuat dari bulu. Ia adalah seorang ibu yang sudah tua. Saya berhenti sejenak seraya mengucapkan salam untuknya. Terjadilah dialog dengannya beberapa saat.

Dalam dialog tersebut wanita tua itu , setiap kali menjawab pertanyaan Abdulah bin Mubarak, dijawab dengan menggunakan ayat-ayat Al-Qur"an. Walaupun jawabannya tidak tepat sekali, akan tetapi cukup memuaskan, karena tidak terlepas dari konteks pertanyaan yang diajukan kepadanya.

Abdullah : "Assalamu"alaikum warahma wabarakaatuh."
Wanita tua : "Salaamun qoulan min robbi rohiim." (QS. Yaasin : 58) (artinya : "Salam sebagai ucapan dari Tuhan Maha Kasih")

Abdullah : "Semoga Allah merahmati anda, mengapa anda berada di tempat ini?"
Wanita tua : "Wa man yudhlilillahu fa la hadiyalahu." (QS : Al-A"raf : 186 ) ("Barang siapa disesatkan Allah, maka tiada petunjuk baginya")


Dengan jawaban ini, maka tahulah saya, bahwa ia tersesat jalan.

Abdullah : "Kemana anda hendak pergi?"
Wanita tua : "Subhanalladzi asra bi "abdihi lailan minal masjidil haraami ilal masjidil aqsa." (QS. Al-Isra" : 1) ("Maha suci Allah yang telah menjalankan hambanya di waktu malam dari masjid haram ke masjid aqsa")


Dengan jawaban ini saya jadi mengerti bahwa ia sedang mengerjakan haji dan hendak menuju ke masjidil Aqsa.

Abdullah : "Sudah berapa lama anda berada di sini?"
Wanita tua : "Tsalatsa layaalin sawiyya" (QS. Maryam : 10) ("Selama tiga malam dalam keadaan sehat")

Abdullah : "Apa yang anda makan selama dalam perjalanan?"
Wanita tua : "Huwa yut"imuni wa yasqiin." (QS. As-syu"ara" : 79) ("Dialah pemberi aku makan dan minum")

Abdullah : "Dengan apa anda melakukan wudhu?"
Wanita tua : "Fa in lam tajidu maa-an fatayammamu sha"idan thoyyiban" (QS. Al-Maidah : 6) ("Bila tidak ada air bertayamum dengan tanah yang bersih")

Abdulah : "Saya mempunyai sedikit makanan, apakah anda mau menikmatinya?"
Wanita tua : "Tsumma atimmus shiyaama ilallaiil." (QS. Al-Baqarah : 187) ("Kemudian sempurnakanlah puasamu sampai malam")
Abdullah : "Sekarang bukan bulan Ramadhan, mengapa anda berpuasa?"
Wanita tua : "Wa man tathawwa"a khairon fa innallaaha syaakirun "aliim." (QS. Al-Baqarah : 158) ("Barang siapa melakukan sunnah lebih baik")

Abdullah : "Bukankah diperbolehkan berbuka ketika musafir?"
Wanita tua : "Wa an tashuumuu khoirun lakum in kuntum ta"lamuun." (QS. Al-Baqarah : 184) ("Dan jika kamu puasa itu lebih utama, jika kamu mengetahui")

Abdullah : "Mengapa anda tidak menjawab sesuai dengan pertanyaan saya?"
Wanita tua : "Maa yalfidhu min qoulin illa ladaihi roqiibun "atiid." (QS. Qaf : 18) ("Tiada satu ucapan yang diucapkan, kecuali padanya ada Raqib Atid")

Abdullah : "Anda termasuk jenis manusia yang manakah, hingga bersikap seperti itu?"
Wanita tua : "Wa la taqfu ma laisa bihi ilmun. Inna sam"a wal bashoro wal fuaada, kullu ulaaika kaana "anhu mas"ula." (QS. Al-Isra" : 36) ("Jangan kamu ikuti apa yang tidak kamu ketahui, karena pendengaran, penglihatan dan hati, semua akan dipertanggung jawabkan")

Abdullah : "Saya telah berbuat salah, maafkan saya."
Wanita tua : "Laa tastriiba "alaikumul yauum, yaghfirullahu lakum." (QS.Yusuf : 92) ("Pada hari ini tidak ada cercaan untuk kamu, Allah telah mengampuni kamu")

Abdullah : "Bolehkah saya mengangkatmu untuk naik ke atas untaku ini untuk melanjutkan perjalanan, karena anda akan menjumpai kafilah yang di depan."
Wanita tua : "Wa maa taf"alu min khoirin ya"lamhullah." (QS Al-Baqoroh : 197) ("Barang siapa mengerjakan suatu kebaikan, Allah mengetahuinya")


Lalu wanita tua ini berpaling dari untaku, sambil berkata :

Wanita tua : "Qul lil mu"miniina yaghdudhu min abshoorihim." (QS. An-Nur : 30) ("Katakanlah pada orang-orang mukminin tundukkan pandangan mereka")

Maka saya pun memejamkan pandangan saya, sambil mempersilahkan ia mengendarai untaku. Tetapi tiba-tiba terdengar sobekan pakaiannya, karena unta itu terlalu tinggi baginya. Wanita itu berucap lagi.

Wanita tua : "Wa maa ashobakum min mushibatin fa bimaa kasabat aidiikum." (QS. Asy-Syura" 30) ("Apa saja yang menimpa kamu disebabkan perbuatanmu sendiri")

Abdullah : "Sabarlah sebentar, saya akan mengikatnya terlebih dahulu."
Wanita tua : "Fa fahhamnaaha sulaiman." (QS. Anbiya" 79) ("Maka kami telah memberi pemahaman pada nabi Sulaiman")

Selesai mengikat unta itu sayapun mempersilahkan wanita tua itu naik.

Abdullah : "Silahkan naik sekarang."
Wanita tua : "Subhaanalladzi sakhkhoro lana hadza wa ma kunna lahu muqriniin, wa inna ila robbinaa munqolibuun." (QS. Az-Zukhruf : 13-14) ("Maha suci Tuhan yang telah menundukkan semua ini pada kami sebelumnya tidak mampu menguasainya. Sesungguhnya kami akan kembali pada tuhan kami")

Sayapun segera memegang tali unta itu dan melarikannya dengan sangat kencang. Wanita tua itu berkata lagi.

Wanita tua : "Waqshid fi masyika waghdud min shoutik" (QS. Lukman : 19) ("Sederhanakan jalanmu dan lunakkanlah suaramu")

Lalu jalannya unta itu saya perlambat, sambil mendendangkan beberapa syair, Wanita tua itu berucap.

Wanita tua : "Faqraa-u maa tayassara minal qur"aan" (QS. Al- Muzammil : 20) ("Bacalah apa-apa yang mudah dari Al-Qur"an")

Abdullah : "Sungguh anda telah diberi kebaikan yang banyak."
Wanita tua : "Wa maa yadzdzakkaru illa uulul albaab." (QS Al-Baqoroh : 269) ("Dan tidaklah mengingat Allah itu kecuali orang yang berilmu")

Dalam perjalanan itu saya bertanya kepadanya.

Abdullah : "Apakah anda mempunyai suami?"
Wanita tua : "Laa tas-alu "an asy ya-a in tubda lakum tasu"kum" (QS. Al-Maidah : 101) ("Jangan kamu menanyakan sesuatu, jika itu akan menyusahkanmu")

Ketika berjumpa dengan kafilah di depan kami, saya bertanya kepadanya.

Abdullah : "Adakah orang anda berada dalam kafilah itu?"
Wanita tua : "Al-maalu wal banuuna zinatul hayatid dunya." (QS. Al-Kahfi : 46) ("Adapun harta dan anak-anak adalah perhiasan hidup di dunia")

Baru saya mengerti bahwa ia juga mempunyai anak.

Abdullah : "Bagaimana keadaan mereka dalam perjalanan ini?"
Wanita tua : "Wa alaamatin wabin najmi hum yahtaduun" (QS. An-Nahl : 16) ("Dengan tanda bintang-bintang mereka mengetahui petunjuk")

Dari jawaban ini dapat saya fahami bahwa mereka datang mengerjakan ibadah haji mengikuti beberapa petunjuk. Kemudian bersama wanita tua ini saya menuju perkemahan.

Abdullah : "Adakah orang yang akan kenal atau keluarga dalam kemah ini?"
Wanita tua : "Wattakhodzallahu ibrohima khalilan" (QS. An-Nisa" : 125) ("Kami jadikan ibrahim itu sebagai yang dikasihi") "Wakallamahu musa takliima" (QS. An-Nisa" : 146) ("Dan Allah berkata-kata kepada Musa") "Ya yahya khudil kitaaba biquwwah" (QS. Maryam : 12) ("Wahai Yahya pelajarilah alkitab itu sungguh-sungguh")

Lalu saya memanggil nama-nama, ya Ibrahim, ya Musa, ya Yahya, maka keluarlah anak-anak muda yang bernama tersebut. Wajah mereka tampan dan ceria, seperti bulan yang baru muncul. Setelah tiga anak ini datang dan duduk dengan tenang maka berkatalah wanita itu.

Wanita tua : "Fab"atsu ahadaku bi warikikum hadzihi ilal madiinati falyandzur ayyuha azkaa tho"aaman fal ya"tikum bi rizkin minhu." (QS. Al-Kahfi : 19) ("Maka suruhlah salah seorang dari kamu pergi ke kota dengan membawa uang perak ini, dan carilah makanan yang lebih baik agar ia membawa makanan itu untukmu")

Maka salah seorang dari tiga anak ini pergi untuk membeli makanan, lalu menghidangkan di hadapanku, lalu perempuan tua itu berkata :

Wanita tua : "Kuluu wasyrobuu hanii"an bima aslaftum fil ayyamil kholiyah" (QS. Al-Haqqah : 24) ("Makan dan minumlah kamu dengan sedap, sebab amal-amal yang telah kamu kerjakan di hari-hari yang telah lalu")

Abdullah : "Makanlah kalian semuanya makanan ini. Aku belum akan memakannya sebelum kalian mengatakan padaku siapakah perempuan ini sebenarnya."

Ketiga anak muda ini secara serempak berkata :

"Beliau adalah orang tua kami. Selama empat puluh tahun beliau hanya berbicara mempergunakan ayat-ayat Al-Qur"an, hanya karena khawatir salah bicara."


Maha suci zat yang maha kuasa terhadap sesuatu yang dikehendakinya. Akhirnya saya pun berucap :

"Fadhluhu yu"tihi man yasyaa" Wallaahu dzul fadhlil adhiim." (QS. Al-Hadid : 21) ("Karunia Allah yang diberikan kepada orang yang dikehendakinya, Allah adalah pemberi karunia yang besar")

[Disarikan oleh: DHB Wicaksono, dari kitab Misi Suci Para Sufi, Sayyid Abubakar bin Muhammad Syatha, hal. 161-168] dari Situs Al-Muhajir

11/30/2010

tafukuri dan bersyukurlah


Langit merona saat mulai menumpahkan isinya ke bumi, bersama tetesan cinta allah rahmat itu turun, dan bumi pun menyambut dengan tangan terbuka, tetesan tetesan cinta itu membasahi sekujur badanku tak luput wajah kerudung dan rokku, rasa dingin menjalari tubuh, membayangkan nyamannya tempat tidur dan selimut hangat mampu menghangatkan tubuhku yang dingin, namun itu sangat jauh dariku saat ini, langkahku terus bergerak menyusuri jalan menuju tempatku mengajar, tetesan cinta itu masih mendatangi bumi allah, dengan semangat mereka jatuh diantara rerumputan, pepohonan , tanah dan genteng-genteng yang berdiri kokoh di atas bangunan. Tetesan cinta itu mengalir ikhlas karena perintah tuhan, maka sepanjang jalan itu aku berpikir,banyak hal.
1.       Alhamdulillah aku masih bisa menghirup segarnya udara ini..gratis
2.       Alhamdulillah aku masih berjalan melangkah menuju dapur dengan kedua kaki kumplit
3.       Alhamdulillah aku masih bisa melihat  langit biru dengan dua mataku ini
4.       Alhamdulillah aku masih bisa berbicara dengan bibir ini
5.       Alhamdulillah aku masih bisa kuliah
6.       Alhamdulillah aku masih bisa tersenyum
7.       Alhamdulillah aku masih bisa berbagi
8.       Alhamdulillah masih bisa berkumpul dengan sahabat dan tertawa bersama
9.       Alhamdulillah aku masih bisa bekerja
10.   Alhamdulillah aku bisa belajar hipnosis
11.   Alhamdulillah aku dapat rezeki yang tak disangka-sangka
12.   Alhamdulillah aku masih dapat kritikan dari sahabatku
13.   Alhamdulillah aku masih bisa bangkit
14.   Alhamdulillah aku masih dalam keimana  dan keislamanku
15.   Alhamdulillah aku dapat tumpangan gratis mengajar
16.   Alhamdulillah aku masih bisa bertaubat
17.   Alhamdulillah aku bisa tidur dengan nyaman
18.   Alhamdulillah masih bisa tilawah dalam keadaan seperti ini
19.   Alhamdulillah masih diberi kesempatan hidup

Mash banyak nikmat  allah yang diberikan padaku..kebahagiaan itu datang seiring dengan banyaknya syukur yang kita panjatkan, lantas allah pun memberika kelapangan untukku, membuka kan pikiranku, dan membuat hati tenang…….

“ Maka Nikmat Tuhan mu yang manakah yang kamu dustakan???”

Malam pun menjelang, dan aku pun tenggelam dalam dekap malam yang hening.

~Bismika allahumma ahyaa wa amud…..~
Rahayu hambaMu yang Lemah
Selasa
Malam pulang mengajar

potongan kenangan





11/29/2010

Semburat Rindu untuk Ibu


pagi buta memutar murotal, kemudian doa dari musyari rasyid, kemudian al matsurat, dan nasyid lagu-lagu tentang ibu, dan yang paling aku suka adalah nasyid dari seismic judulnya ibu doakanlah. Ahhh jadi kangen ibu tercinta. Coba sahabat cari liriknya, perhatikan betapa indahnya, dengan gaya akustikannya membuat lagu ini mengalun indah.
Ibu doakanlah
ku akan melangkah
menyusuri waktu
menjemput cintaku

ibu lepaskanlah
ku kelaut biru
akan ku arungi
akan ku sebrangi

ibu doakanalah
ku sedang melangkah
menjalani hari
menjemput harapku

ibu lepaskanlah
ku dengan maavmu
tentramkan hatiku
menempuh hidupmu

doa mu oh ibuuu selalu kunanti
tulus dan suci dan suci dari lerung hati

ibu doakanalah
ku sedang melangkah
menjalani hari
menjemput citaku

ibu lepaskanlah
ku dengan maafmu
tentramkan hatiku
menempuh hidupku

doamu ohhh ibuuu selalu ku nanti
mohonkan rabbi besertaku selalu
besertaku selalu

jadi ingat ibu dirumah, wajahnya, sambutannya padaku ketika aku datang, tangannya yang kucium kala pergi, duhhh kangen……..


 ~pekan ini aku berniat terapis kepala ni...semoga ada rezeki untuk mengobati...ibu  doakan aku ya~
ananda rahayu
salam sayang bundaku

mozaik at pangalengan

aku suka foto ini..foto ini di ambil oleh temanku...saat kita pergi ke pangalengan..orang menilai aku aneh..karena mengganggap foto ini bagus, hanya sebatang pohon saja sampai sebegitunya diriku menyukainya, ujar mereka...tapi aku melihat dari sisi lain,,betapa tegarnya pohon ini berdiri, sendiri..dan aku lihat sisi lain yang membuat aku tak berhenti melihat..padahal disekitar pohon ini tepat dibelakangnya adalah hamparan perkebunan teh nan luas dan tepat di depan ada padang yang luas ..ntahlah bak pionir ulung ia berbeda..


dan ada beberapa foto lainnya..yang di ambill..ada yang terlupa saat aku berjalan di perkebunan teh...aku ingin teriak kencang..namun sayang tertahan karena banyak ikhwan disana..hehe..jadi ku urungkan niatku..

lama sekali aku tak berpetualang menjamah alam liar.terakhir saat aku membuat film dokumenter di sebuah gunung...

aku suka yang berbau alam..mendaki menjadi satu bagian hal yang ingin dilakukan. rok dan kerudung tak jadi masalah buat aku, namun kesempatan yang malah jadi hambatan..


sebuah momen indah bersama..tertinggal di bumi pangalengan, dan semua akan jadi mozaik kehidupan..
tak banyak yang bisa saya tulis kali ini...soalnya mau ada training motivasi..lain kali sambung lagi deh..


~rahayumencarijiwayang hilang~

Sekeping kata

bibir ini tak bisa berkata
langit pun menatap hampa
sekelilingku menatap sayu
tak bisa keluar deraan air mata
padahal dada tersenggal tak tertahan
terseok pilu diujung harapan
semburat senyum tak kunjung datang
tiada kesedihan ini akan berkesudahan
namun ada masa saat rona kebahagiaan datang



~puisi sepotong yang abstrak~
rahayu

11/22/2010

Memeluk Perpisahan

 
Tak sadar hatiku merindui
Indahnya nuansa itu
Jelas mataku tak buta
Itu  tepat didepan mataku
Indahnya tawaran menarik dari insan insan penawar hati
Mewarnai episode kehidupan yang akan terus berlanjut
Sampai sang Penghancur kenikmatan datang
Aku peluk sambutan itu
Dengan senyuman dan tawa yang penuh kesyukuran
Karena sesaat lagi aku memeluk perpisahan
Padahal pilu menoreh dan sedih mengakar
Namun tak ada jiwa yang tahu
Hanya pohon yang berdiri kokoh dan rumput yang membisu melihatku
Tapi Dia tidak diam dia sungguh tahu
Dialah yang memberi tawaran itu
Yang berat terasa tapi itu adalah pilihan yang mutlak
Sungguh memilih memeluk perpisahan hal yeng memilukan
Saat aku mulai menjamahnya kehangatan insan insan penawar jiwa
Duhai Engkau sang Penunjuk langkah
Kini aku memeluk perpisahan
karenaMu aku tahu
bahwa ini akan tergantikan
hingga aku mampu memeluk perjumpaan yang kekal
yang tiada berkesudahan lagi tak merugikan

~saat hatiku  memeluk perpisahan~
Rahayu “perkebunan teh”
Malam hari
Dalam dinginnya mimpi

11/15/2010

Rumah Kayu Idaman

Agenda mabit pekan lalu membawa kesan tersendiri, rumah kayu yang khas buat rasa ini pengen punya rumah kaya gitu, waktu itu malam hari, saat aku dan sahabatku maen kelantai dua rumah kayu itu, dan itu tepat dibwah atap, ternyata itu perpustakaan anak-anak. lucu sekali dan tepat  di situ saat aku buka jendela pemandangan kota bandung yang cantik, bak lauatan lampu dimalam hari, memesona mataku yang takjub melihat.hohoho...jadi pengen punya rumah kayu, tepat di depan rumah kolam dan taman yang luas, asik kayanya, hehehe....jarang tuh ada rumah kaya gitu, meski rumah kayu tapi tetep modern dan antik banget , keren.....bagian atapnya aku buat untuk perputakaan aku , dan sampingnya untuk anakku, tepat di ujung ruangan kursi sudut dan jendela yang mengahadap pemandangan alam..wahhh mantap tuh...wkwkwk....rumah idaman....

11/12/2010

Pancaran Gelombang Inspirasi "Buku"

bismillahirrahmanirrahim...


yah...sahabat kembali lagi dalam pancaran siaran Gelombang " Sejuta Makna Sejuta Inspirasi". Selama 1/2 interval saya akan mengajak anda menjelajahi si rak buku anda...


heum...buku punya kesan yang khusus dihati saya. Bayangkan dengan benda sekecil dia bisa mengajak saja ke gunung Es, ke Mesir, Alexandria, Amerika, dan bahkan ke temapat yang sangat jarang di jamah orang.
buku seperti lorong waktu yang bisa mengantarkanmu ke dimensi waktu lain, seperti  kembali ke masa Kenabian, ke zaman TOTO CHAN , ke zaman Darren SHAN dan lain lainnya, dasyat bukan, dengan duduk saja kita bisa menjelajah, lewat tiket buku itu kita bisa dapat banyak hal, tak aneh jika dunia berkata bahwa buku adalah jendela dunia, wajar karena dari sana kita bisa melihat isi dunia.
Sahabat ...sekarang tengok lah isi rak buku, telusuri satu demi satu dan lihat buku apa saja yang paling berkesan, huaaaaaaaaa banyak kali ya...
dari semua buku yang paling asik mengajak imajinasi aku main adalah buku daren shan yang ada 8 seri dan aku baru membaca 4 dari ke 8 buku itu, sedangkan buku menyangkut wanita adalah buku yang berjudul "Engkau Cantik" , buku ini mengupas bagaimana cantik seornag akhwat. nah sahabat bagaimana dengan sahabat...???


Nah sahabat bagaimana menarik bukan, si kecil itu ternyata mampu memaenkan emosimu, kau bisa menangis dan tertawa karenanya, kau bisa marah bahkan senang , atau dibuat jatuh cinta karenanya,.,..heuummm bisa jadi..betapa buku punya daya pikat terhadapa hati seseorang termasuk aku,
buku itu seperti teman, yang mampu memberi solusi tanpa bersuara , hanya kata yang menyelusup lewat kalbu, iya mensugeti pikiranmu lewat kata, ia memotivasi lewat bahasa. begitulah buku menjadi bagian dari hidupmu betul begitu sahabat....

nampaknya 1/2 interval telah berlalu dan saya harus undur diri...
semoga sedikit kata mampu menjadi inpirasi hari ini.
selamat beraktivitas

wassalam..


~penyiarGa Jadi WaeHeheheheh~
rahayu dalam sayap mimpi
terbang mengapai asa di atas awan
sore di kantor ....

11/09/2010

My Backbone




Hari itu adalah hari pertama aku mengajar di bimbel yang baru, setalh off beberapa bulan.Dalam kondisi badan tidak fit aku paksakan untuk mengajar, karena aku tak mungkin mengundur-ngundur lagi, sepulang dari sekolah syi’ar , tepatnya aku hanya setengah hari mengikuti sekolah syiar . segera aku berangkat ke cicaheum, yang ternyata menempuh kira-kira 2 jam perjalanan. Sepanjang perjalanan aku menahan panas tubuh yang kian tinggi , dan badan yang sakit tak tertahankan. Aku  hanya berharap semoga allah menjadikan ini sebagai penggugur dosa. Ternyata setelah sampai sana pun lokasinya masih sangat jauh. Subhanllah, terlintas dalam pikiranku, apkah aku mampu bertahan dengan kondisi yang akhir-akhir ini buruk.
                Aku pun menemui anak didikku yang berjumlah 3 orang, mereka semua laki-laki. Ckckck…awalnya risih tapi mungkin harus dibiasakan, posesi seperti ini kan menuntut keprofesionalan. Sepanjang menagajar alhamdulillah tubuhku bisa diajak nego, sibuk mikirin metode belajar, dan soal yang dibahas , aku sampai lupa kalau badanku panas dan sakit. Mereka anak yang baik dan sangat menghormatiku, baik itu, Adit, Eza dan Daud, heheh mereka udah kaya adik saja.
 Sepulang dari sana ini yang paling arah, ternyata dari cicaheum sampai rumah itu menghabiskan waktu 3 jam. Subhanallah. Diangkot pertama sakit kepalaku menjadi lagi, arghh akhirnya aku tidurkan sebentar karena nampaknya masih sangat jauh untuk smapai terminal berikutnya, ya rabb kuatkan tubuhku tuturku. Sesampainya diangkot berikutnya , kepalaku sedemikian sakit belum tulang belakang aku , ya rabb sungguh rasa sakit tak bisa tertahan , aku yang duduk di dekat pintu angkot aku sandarkan kepala aku, yang rasanya ingin aku benturkan karena sakit yang tertahan, belum lagi tulang belakangku , seakan uraturatnya dicabut paksa. Melihat aku yang menahan sakit orang –orang yang ada diangkot nampak khwatir, mulai dari ibu-ibu beserta suaminya, anak SMA sampai pekerja pabrik yang masih muda, yang membuat aku kaget adalah tawaran antaran dari seorang mahasiswa untuk mengantarkan aku sampai kerumah, segera aku tolak ( bisa jadi sumber fitnah..), dan aku katakan bahwa nanti akan ada ojek untuk langsung sampai di rumah. Astagfirullah, seumur-umur baru kali ini yang terparah …moga kuat ya rabb, doa itu terus aku hantarkan. Sesampai dirumah tak ku tampakkan rasa sakit itu, aku berpura-pura bahwa aku sangat ngantuk dan segera ingin tidur. Maaf mah aku tak ingin kau khawatir. 
Dinginnya air menusuk tulangtulang, dan ibu melihat aku mengigil hingga sweeter hangatnya pun menghangatkan tubuhku, aku merasakan bahwa ibuku merapihkan selimut yang menutupi tubuhku saat aku tertidur…love you mam n dad, all is well




semoga terus bersemngat rahayu

gogogo...... going to paradise...

menggenggam mimpi tak perlu lulus dulu kawan




Untuk menjadi seorang guru , tak perlu ijazah kawan.  Tak perlu kau belajar  dalam sekat bangku pendidikan formal , bisa kapan pun dan dimana pun, heum…sbelumnya dalam tulisan aku yang awal, dengan judul sinergitas ilmu antara belajar dan mengajar ( tulisan serius , ( mav kang aldo pake bahasa khasnya)) sempat dijelaskan,  dan aku mampu membuktikan itu, cita-citaku bisa tercapai untuk menjadi seorang guru, tanpa menggunakan ijazah dan embel embel gelar aku bisa buktikan, dengan komitmen keprofesionalan, pengenalan, dan psikolog anak ,aku bisa menjadi guru
  Kawan. Ada kepuasan ketika aku mengajar, kesenanganku berinteraksi dengan anak-anak yang membuat aku senang, seakan lepas sejenak dari carut marut masalah ( jadi pengen punya anak hehehe…). Aku merasakan rasa sayang itu tumpah pada mereka, mereka yang aku ajar, ntah itu perhatian, ketegasan atau pun apresiasi untuk mereka.
Sekarang aku mengajar di dua tempat , yang satu anak SD kelas 5, tiap hari senin sampai kamis selesai kuliah, untungnya lokasi tidak jauh dari asrama, di komplek perumahan IPDN , dan subhanallah ibunya begitu perhatian padaku ( huuuh senangnya dapat perhatian …hehehe),  dan yang satu lagi tiap hari sabtu, di cicaheum, subhanallah deh ntu jauuuuuuuh ( sekali agi jauuuuuuuuuuuh bangetttttttttttt) bayangkan buat dijalan ngabisin waktu sampai 5 jam ckckck… disana saya mengajar 3 anak SMA kelas 2 materi yang diajarkan Matematika, fisika ( ihhhh ini mah kaga doyan  da, benerrr  ^^v) dan terakhr  kimia,,,,…
Jika dilihat dari sudut padang lain, mungkin sudut pandang yang sudah jarang di lihat, bahwa mengajar dalh pekerjaan mulia, ladang amal jariah, apalagi guru Tk , saat sang anak mengenal A BA TA Tsa, aku juga menemukan hal lain, aku senang karena membuka pintu rezeki lewat silaturahmi, mengenal pribadi yang berbeda, dan mengikat ilmu..

So…jalan bisa dari mana saja, tak perlu menunggu lulus untuk menggapai mimpi mu, begitulah kata dari pak edi, yang sering mengajakku untuk bermimpi..heheh….dan betul terbukti



~apaMimpikuSelanjutnya??????~
Rahayu bukan sekedar mimpi
Sepulang ngajar…..
Senin….8 oktber 2010

Renungan di bawah hujan


Langit putih menumpahkan seluruh isinya, kilat berpendar dalam rona langit yang pucat,seakan langit hendak terbelah , petir menyambar seakan hendak mengutuki penduduk bumi…


Tak sadar aku yang terdiam kaku saat itu,  pikiran ku melayang, dan menyatukan mozaik-mozaik kehidupan. Aku baru sadar allah senantiasa menempatkan aku dalam lingkungan yang justru lebih banyak ikhwannya di banding akhwat. Sungguh takut jika itu mampu mengeraskan hati, atau membuat izzah itu pergi tunggang langgang karena sikap dan interaksi yang tak terjaga, tidaklah allah memberikan kejadian ini bukan tanpa sebab, allah melatih aku untuk bisa bersikap tegas pada Ikhwan, belajar menjaga pandangan, menjaga hati agar tidak keras, mengurangi candaan yang dapat membuat hati keras, menumbuhkan rasa malu. Yah aku baru sadar ntah itu di yayasan dalam jajaran rapat manajemen yang malah paling parah lebih banyak ikhwan dibanding akhwat jika saja tak punya ketahanan sudah hancurlah benteng ruhaniku, atau  saat dalam beberapa situasi lainnya, yang tak bisa aku hindari dan menuntut keprofesionalanku tanpa melanggar prinsip yang aku pegang. Rasa risih selalu datang acap kali dalam situasi seperti itu.  Dan satu satunya dengan membentengi hati dan pandangan agar tidak berpikir dan merasakan yang aneh-aneh…semoga jadi bagian dari pribadi muslimah yang mampu menjaga izzahnya.
 belajar untuk itu semua.
evaluasi untuk itu semua

~renunganSaatHujanTurun~
Rahayu moga kau istiqomah
Malam saat laporan kimia menunggu dikerjakan
21.38 WIB
02.12.1431

11/07/2010

Do do do do

Do
yakinlah jika dalam koridor yang benar
do
percayalah ini yang terbaik
do
karena Dia menyuruhmu
do
janganlah bimbang 
do
dan tunggulah akhirnya
do 
pada akhirnya all is well
do
the best




~isengisengmoganginspirasinyo~
rahayu do