11/04/2010

Gelombang siaran Inspirasi ' Sejuta Makna Sejuta Inspirasi"







(saatnya jadi penyiar)
Selamat malam sahabat, kembali bersama saya selama 1 interval kedepan akan menemani sahabat semua menjelajahi dunia mimpi. So siapkan beberapa perlengkapan bermimpi sahabat.diantanya putar nasyid yang mengugah semangat, kedua sediakan pikiran anda bersama saya dan siap melakukan perjalanan
Oke siap…
 Mari kita masuki dunia mimpi


.sahabat…….. mimpi adalah sebuah modal awal memulai sebuah perjalanan , sahabatku …. mimpi adalah sebuah energi, sahabat aku mengajakmu untuk bermimpi bersama selagi kita mampu bermimpi.

Sahabat ..kesuksesan seseorang juga berawal dari mimpi, yang kemudian tumbuh menjadi energi yang besar, energi yang secara akal mungkin tak terukur, tapi sahabat sendiri yang akan merasakannya sendiri
Sahabat, bermimpi bukanlah  ajang membuang waktu tapi ajang merajut masa depan , bermimpi bukan menyimpan angan-angan tapi pemanas kendaraan kehidupan kita, bermimpi bukan buang modal tapi menanam saham , bermimpi adalah adalah bagian yang tak bisa terpisah dalam kehidupan kita, seperti halnya dirimu dan bayanganmu, bermimpi adalah tanah yang kau pijak, bukan ujung langit yang kau sentuh. Mimpi adalah motivasimu.
Ada banyak kisah penuh inspirasi yang akan saya bagikan
( masih ada kan sahabat disana, semoga masih setia mendengarkan penyiar amatir ini  , karena nampaknya ini akan panjang sekali)
Kisah ini datang dari seorang gadis yang punya mimpi besar ,mimpi untuk bisa menembus ketidakmampuannya. Melalui kuasa Allahlah dia mengenal namanya sebuah semangat dan keoptimisan dibalik kehidupan yang menghimpitnya dan dibalik derai air mata yang menghiasi hari-harinya, tapi dia tak mengenal putus asa,yang ada adalah semangat dan modalnya yakin pada janji Allah. Bahwa Allah akan membukakan jalan bagi hambanya  , jika ia yakin pada kuasa dan kebesaran dan yakin bahwa allah akan menyertainya. Itulah modal yang ia punya.
Saat itu ia masih duduk di bangku sekolah menengah atas, sejak masuk sekolah menengah atas , ia bertekad untuk bermujahadah dengan pendidikannya, sebuah hidayah datang saat ia membaca sebuah buku , tidak ada ruang baginya untuk bermaksiat dengan hal kecil seperti mencontek karena nyatanya itu adalah bibit dari segala korupsi, dan sama saja dengan mengurangi keberkahan itu berarti  mencuri. Tak mudah menjaga keputusan seperti itu, omongan teman dibelakang dan lain hal yang cukup menyayat batin, tapi pendiriannya kokoh. Hingga Allah meneguhkannya  satu demi satu mimpinya tercapai, prestasi mulai tergores dalam sejarahnya. Segala puji bagi Allah yang Maha Berhendak atas apa yang terjadi pada Hambanya.
Allah menguji gadis itu dengan himpitan ekonomi, tak jarang ia harus menahan keinginannya yang tak seperti orang lain, yah tak seperti orang lain, yang setiap keinginannya bisa langsung terpenuhi. Ia harus menahan dan bersabar , dan ia tahu bahwa allah sedang menyiapakan sesuatu di luar dugaanya, dia tahu bahwa  ini adalah bagian yang harus ia lewati,ini adalah episode yang mau tidak mau pasti ia lewati dengan semangat ia lalui hari-hari, sambil terus memohon dan meminta pada allah.
Sejak dIa masuk Sekolah dia mengenal yang namanya bermimpi. Dia punya cita-cita meski dalam kondisi sulit tak seorang pun yang mampu menghalangi dirinya untuk bermimpi. Ia rajut satu demi satu mimpinya, tak sedikit air matanya mengalir untuk mimpinya ini.semangatnya selalu berkobar.
Waktu pun berlalu, allah pun menyiapkan paketan ujiannya yaitu solusinya atas kesulitan ekonomi yang dihadapi, ia hantarkan pada salah satu lembga beasiswa, dari situlah ia mengenal yang namanya indahnya menuntut ilmu agama, meracik mimpi, tak sekedar uang beasiswa yang ia dapat tapi juga soft skill lainnya. Ia mengenal yang namanya mimpi lagi.
Hidupnya jadi berwarna , bahkan semakin penuh warna, semakin kuatlah azam yang mengalir dalam dadanya, semakin kuat keinginannya menembus gelapnya kabut kehidupan. Sejak kecil cita-citanya hanya satu, hanya setia satu untuk menjadi seorang guru, tidak muluk-muluk ,dan juga dia tetap dalam keinginannya meski orang berkata buruk tentang masa depan seorang guru yang gajinya kecil. Ia melihat betapa menjadi seorang guru itu luar biasa, amalan pahalanya akan terus mengalir, waktunya banyak juga dibagikan untuk berbagi, waktunya bisa banyak dihabiskan untuk mengurus suami dan anak-anak dirumah, menjadi guru bisa menjadi seorang yang jasanya akan senantiasa terkenang, betapa mulia menjadi guru, jadi seorang guru akan punya tabungan untuk masa depan anak-anaknya kelak.Mimpi itu kuat mengazam dalam pikiran dan dada, dan disela  doa, ia sematkan satu permintaan itu pada Allah.
Bersama salah satu sahabatnya ia bercerita tentang keinginanya untuk bisa kuliah , bersamanya dia yang sama diberi ujian yang sama , terhambat masalah ekonomi, mereka terus merajut asa dan harapan itu setinggi mungkin , meski pada akhirnya menuai luka, gadis itu mengutarakan keinginannya , mimpinya yang terasa begitu sulit untuk dicapai, jangankan untuk bisa kuliah , untuk makan dan kebutuhan lainnya saja terasa terseok. Tapi ia dengan hati-hati berkata mimpinya itu untuk bisa kuliah pada orang tuanya, sungguh kebahagian orang tua adalah melihat anaknya bahagia, melihat anaknya mengapai apa yang ia inginkan, pada Allah ia menggantungkan asa kepedihan hidup yang ia rasa , pada Allah ia mengadu atas ketidakmampuannya itu, atas seizin allah gadis itu masih semangat  untuk meraih mimpinya.
Cerita masih berlanjut
Beranjak dikelas tiga dia mulai ancang –ancang , selasai ujian ia siapkan rencana, dia pasang target, pertama dia mengikuti PMDk upi untuk menjadi seorang guru biologi, dengan uang seadanya ia urus ini dan itu,uang yang  hanya cukup untuk bisa ikut, sebelumnya ia ditawari untuuk ikutan beasiswa pasim , tapi pilihan itu ia tolak, karena mimpinya hanya jadi guru, ia gunakan uang beasiswanya untuk mengikuti PMDK itu, ia urus kesana kemari, meski masih saja orang tua tak mendukung, karena tak tahu dari mana uang itu akan ada, dan kekhawatiran dari mana harus membiayai itu semua, tapi gadis itu yakin bahwa  Allah tak akan membiarkan dirinya , allah itu Maha Kaya , sungguh gadis itu hanya yakin pada Allah. Dan ia yakinkan hal itu pada orang tuanya akan hal itu, sambil terus melangkah mengapai mimpinya. Namun Allah punya rencana lain , ternyata ia gagal dalam seleksi PMDK, akhirnya ia masuk ke rencana ke dua ikut beasiswa yang ada di IPb, tapi kandas, tak ada uang untuk itu, untuk ia mengikuti program itu , pedih rasanya saat mimpi itu lagi lagi gagal, masih bertahan dengan apa yang ia miliki, yaitu keyakinannya pada Allah dan mimpinya, saat itu diujung keputus asaan, masih ada beasiswa talents scouting , setelah sampoerna juga tidak lolos. Tak sedikit hambatan yang ia hadapi utnuk mengurusi beasiswa ini, mulai dari uang cerak foto yang habis, sampai mengurusi surat ke desa pun susah, tapi masih ada sisa semangat, setelah terbantai semua targetannya gagal, targetan yang sejak kecil cita-citanya ingin menjadi seorang guru kandas ditengah jalan, saat dibuka pendaftaran untuk menjadi seorang guru tak bisa ia penuhi, karena keterbatasan ekonomi, pilu hatinya , karena mimpi yang ia taruh itu tak bisa ia capai, melalui beasiswa inilah ia taruh sisa mimpinya.
Waktu tiga bulan kosong, ia pikirkan lebih baik ia isi dengan mencari pekerjaan. Ia berjualan pin dari satu kelas ke kelas lain. Dengan sedikit bersembunyi karena takut ketahuan pihak sekolah, jika ia berjualan dalam lingkungan sekolah tanpa izin. ia kumpulkan keuntungannya untuk melancarkan targetannya mengikuti SNMPTN , dan dalam waktu 4 hari dari hasil berdagang ia mengumpulkan uang seratus ribu rupiah,
Ah sahabat…apa yang selanjutnya dengan gadis ini??
Nanti kan dalam siaran pancaran gelombang semangat di jam yang sama di hari yang sama , bersama yucan disini yang masih semangat berbagi cerita dan inspirasi untukmu …

Sejuta makna sejuta inspirasi …sampai nanti di pancaran gelombang pebuh inspirasi dan semangat …

~penyiar amatir masih belebotan-_-a~ hehe
Rahayu cita-cita jadi penyiar

Bangunlah jiwa yang terlelap


Bismillahirrahmanirrahim…
Sahabat..
Segala puji bagi Allah yang telah memberikan kesempatan tinta inspirasi  menorehkan hikmahnya kembali disini, di blog tempat aku menikmati indahnya berbagi inspirasi
Segala sesuatu datang atas seizin Allah , apa yang terjadi tidaklah luput dari pegawasan allah, karena Allah Mahatahu, dan Mahamelihat
Hai orang-orang yang beriman , bertakwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yangbenar, niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barang siapa menaati Allah dan rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang amat besar (33: 70-71)
Keimanan seseorang akan mempengaruhi kondisi seseorang, ketika keimanan dalam keadaan stabil, maka aktivitasnya akan menjadi energi untuk dirinya sendiri, begitu juga sebaliknya ketika ruhani dalam keadaan tidak stabil, lihatlah apa yang terjadi, kegelisahan menhantui, takut akan hilangnya nikmat dunia, lebih takut jika semua titipan allah hilang dibanding pada allah sendiri, selain itu efek terberat justru hatinya sakit. Pada akhirnya tak ada “ruh’ ketika beribadah, semuanya jadi sebatas pengugur kewajiban saja, amalannya tak mampu menghantarkan ia pada kehidupan sakinah, amalanya tak mampu menghantarkan dirinya pada Sang Khalik.
Beruntungnya orang yang masih dalam perhatian dan pengawasan Allah . Ketika Allah menguji dengan sedikit ketakutan , kelaparan dan kemiskinan, maka kau tak perlu takut bahwa Allah sesungguh masih memperhatikanmu, masih menempamu untuk menjadi pribadi yang punya integritas , miliitansi , komitmen dan  tentunya pantas mendapatkan cinta Allah, perjalanan panjang dengan segala rintanngannya akan mampu menghantarkan pada indahnya cinta Allah.
Teringat sebuah perkataan yang aku utarakan pada adik binaan, sejauh mana kita memposisikan tuhan kit, Allah dalam hati kita, jangan –jangan kita menempatkannya dalam urutan kedua setelah , orang lain yang kita sayangi atau kita cintai , atau bahwakan kita tak menempatkannya sama sekali, ataukah kita telah lalai tentang itu..pada Allah selalu ada untuk kita, Dia yang pali setia mendengarkan kita, setia dan tak bosan dengar keluhan kita, dialah yang selalu menunggu kita, untuk meminta padaNya. Dialah yang paling setia dibanding orang-orang yang setiap saat kau mintai bantuan ,pada manusia akan menemukan kebosan kita dengar segala keluhan kita, air mata kita, tapi Allah!, tak ada kata bosan, tak ada kata khianat, tak ada kata jenuh , yang ada kebahagiaan karena Allah tak sedikit pun akan menghianati kita.
Maka dimanakah Allah dalam kehidupan kita??
Bangunglah wahai hati yang terlelap dan lupa akan hal itu..
Bangunlah hati yang diam
Jika ingin tahu dimana kedudukan kita dalam sisi allah, lihatlah dimanakah kita menempatkan posisi allah dalm kehidupan kita, maka ketika kita menempatkan di urutan terbawah , maka disitulah Allah menempatkan kita.
Maka Bangunlah jiwa yang terlelap…
Tidak ada perniagaan yang sia-sia dengan Allah, Allah menawarkan keuntungan yang luar biasa, eksistensiNya sebagai Yang Mahabesar jelaslah tentunya. Yang mana yang dikejar, akhiratkah, maka allah akan memberikannya beserta dunia yang akan mengikuti, ataukah dunia dan kau akan mendapatkannya, sedangkan akhirat tak akan mengikuti.
Maka bangunlah jiwa yang terlelap
Sadar bahwa dunia hanya permainan sesaat, hanya empat singgah sejenak untuk melanjutkan perjalanan yang jauh lebih abadi, lebih indah tawarannya dari yang ini. jika saja ini mempu membangunkan jiwa yang lupa, jiwa yang lalai.
Maka Bangunlah jiwa yang lupa

Sahabat..jika saja tulisan ini hanya kata yang biasa yang melintas maka semoga allah yang akan mampu mengazamkan pada hatiku, hatimu agar tersadar dan terbangun.
Sahabat aku bukan penulis ulung , aku hanya ingin menjadikan ini sebgai tempat aku membagikan inspirasi ilmu , yang mungkin sebenarnya sahabat yang lebih banyak.

~setiap torehan ku mungkin biasa , semoga Allah yang mampu mengazamkan makna yang ingin disampaikan~

Rahayu yucanaza
Kata motivasi hari ini
Tetap menatap penuh energi
Semoga allah mengokohkan langkahku

Disiplinkan Diri




semangat jadi lebih baik
yucan 
yucan

Tak Ada Cinta Hingga Akad




tak memberi ruang untuk itu
jika  ingin merasakan manisnya
jangan membuka pintu  hati
jika kau menginginkan yang terbaik
bukankah wanita yang baik untuk laki-laki yang baik
waktu itu akan datang
ketika akad menjelang 
yang jadi pemilik sah atas kemuliaan hati
dialah yang pantas atas hati yang terjaga 
maka jangan ucapkan cinta
sebelum akad menggema



~MengingatkanHati~
Rahayu moga kau istiqomah


Menjadi yang Disyukuri Keberadaanya.

Peristiwa beberapa hari ini mengingatkan aku pada statement yang keluar dari Mr ku. waktu pertemuan yang cukup lama ntah kapan pastinya, waktu itu kita membahas mengenai masalah akhwat , tema yang paling aku senangi. betapa beruntungnya kita terlahir sebagai akhwat ( yang ikhwan jangan merasa rugi ya hehe.. ) wanita dilihat dari kedudukannya, betapa kita punya peran yang tak biasa. jelas penting kita mengetahui peran kita, mengingat kita tidak hanya akan mengurusi diri kita sendiri.
Menyambung judul di atas tentu ada keterkaitannya, mengapa perlu seorang akhwat mengetahui, perannya, kewajibannya, haknya untuk bisa menjadi manfaat keberadaannya, baik oleh orang tua , kakak, adik , mertua , suami ( buat yang udah nikah...aku ntar nyusul yang ini mah ...^^V) dan lingkungan yang ada disekitar kita. untuk itu semua, aku pribadi masih tahap belajar, belajar untuk menjadi pribadi yang disyukuri keberadaanya, rasa-rasanya rugi jika kita menjadi pribadi yang makruh.., belajar lebih baik lagi, sedikit demi sedikit, untuk menjadi muslimah yang keberadaanya disyukuri. tak sedikit ukh, yang akan kita temui,seperti  ketika teori tak sejalan dengan aplikasi, atau hambatan yang lainnya, menjadi pribadi yang disyukuri tentu punya nilai lebih untuk bisa itu . akan ada proses menempa diri, evalusi, menambah khasanah intelektual. dan lain halnya.
tak akan pernah bosan ketika kita mengungkap mengenai masalah akhwat.

apakah kita telah menjadi pribadi yang disyukuri keberadaanya???mari kita cek lewat jendela hati , tanya pada diri sendiri , sejauh mana mampu memberi warna untuk yang lain..heheh ini sendiri pengingat tajam untuk aku pribadi.. 



~SaatnyaBerubah~

Yucanaza. be mujahidah

11/03/2010

The Bala-bala Cuap-Cuap

heum..heumm..
banyak sekali ide -ide yang terpending buat aku tulis..
nampaknya memang belum waktunya tulisan itu tersemat dalam entri di dasborku.( Kepalaku sedikit pusing menahan ngantuk saat tulisan ini di buat), setelah sukses begadang dengan tugas -tugas tersayang, kini aku sempatkan mengutak ngatik blog. lumyan lah nambah widget 3 biji..ngeramein..

beberapa kasus, tepatnya episode hidup paling menyedihkan berturut- turut datang, banyak pelajaran dan hikmah yang diambil,ga cuma itu , jadi bahan evaluasi juga, ( kepala makin sakit,,,moga jadi pengugur dosa),
mulai merenovasi HRD hidup, manajemen waku, kegiatan, pikiran dan keuangan.
pekan ini aku mulai mengajar lagi, dan jaraknya dasyat jauhhhh tenann..tapi yah...ini pun pasti akan bentrok dengan agenda sana sini. nah loh...siap-siap dah ni mah efek sampingnya.. wal hasil harus lebih profesional  menjadi manager, tepatnya managerself

beberapa cangkir kopi tiap malam nampaknya dah ga mempan buat mata tetep on kaya lampu, yang ada tidur , bangun, tidur bangun, tapi tetep alhamdulillah rampung tiap tugas yang ada.harus semangatlah..

heum ...semangat yucan ...yucan yucan..(rahaYU CAN)

"jadi orang beda , biar ga sama. berkarakter dan berkesan, meninggalkan jejak dalam hidup.."

subhanallah ya..beginilah hidup
tinggal pilih mau mewarnai pake apa
sabarkah...
syukurkah...
menggerutukah....
optimiskah....
semangatkah...
lesukkah...
dll kah...
tinggal pilih ...

Siap-siap buat tulisan yang terpending
tulisan berseri...
petualang di kota mati
dan khusus buat akhwat
ntah kapan dah itu rampung..
moga secepatnya...


Kata Motivasi hari ini

PERBAIKI YANG TERSISA SEMOGA ALLAH MEMPERBAIKI YANG LALU




~HEumIntermezoSenutSenutKepala~
Rahayu Yucan
dalam retorika hidup

Tiada beban tanpa pundak

apa jadinya kalau orang lagi kesemsem..nah sekarang aku lagi kesemsem nasyid  ini, ckckck...

" TIADA BEBAN TANPA PUNDAK "


Terasa menyesakkan semua yang telah terjadi
Apa yang ku banggakan kini tinggal cerita
Kau uji aku...
Sekilas aku rasa tak kuasa
Namun kusadari dan aku mengerti kuserahkan pada MU



Takkan aku bertanya mengapa harus terjadi
Karna aku yakini tak ada beban tanpa pundak
Kau uji aku karna ku bisa melewatinya
Ini yang terbaik bagi hidupku.. semua hanya ujian
 

Reff :
Biarkan aku oh malam...
Menangis di sepanjang sholatku
Karna hanya Allah yang bisa membuatku tegar
Menjalani semua ini..

Biarkan aku oh malam...
Bersimbah Rahmat dan ampunanNya
Badaipun pasti berlalu menguji imanku
Aku serahkan pada Illahi..

11/02/2010

Kenapa harus kimia???

ah..ntah kenapa pilihan jatuh pada kimia, awalnya begitu aku berat melewati perkuliahan kimia, namun nyatanya kimia memberikan efek penasaran dalam hidupku, dan malah menimbulkan kesyukuran. untuk awalnya aku sering menggerutui kimia, karena pusing, dan memang membingungkan, namun aku menemukan sesuatu yang menarik, yang tak bisa aku gambarkan lewat kata, aku menemukan keindahan dan keajaiban dalam setiap yang aku temui dalam praktikum, meski belibet, tapi kimia menantangku, dan aku menantangmu untuk aku jelajahi dunia kimia, dulu aku menaruh benci, tapi sekarang tumbuh cinta pada kimia.
menambah khasanah iintelektualku tentang kimia, yang ga cuma sekedar larutan ama larutan, aku juga pengen tahu sejarah islam tentang perkimiaan ini...

JABIR IBNU HAYYAN , PENEMU ILMU KIMIA
Ilmu kimia di kemudian hari berkembang sangat pesat dan dikenal banyak orang. Tapi, hanya sedikit yang tahu siapa sejatinya orang pertama yang menemukan ilmu eksakta tersebut. Adalah Abu Musa Jabir Ibnu Hayyan (721-815 H), ilmuwan Muslim pertama yang menemukan dan mengenalkan disiplin ilmu kimia tadi.
Lahir di kota peradaban Islam klasik, Kuffah (Irak), ilmuwan Muslim ini lebih dikenal dengan nama Ibnu Hayyan. Sementara di Barat ia dikenal dengan nama Ibnu Geber. Ayahnya, seorang penjual obat, meninggal sebagai 'syuhada' demi penyebaran ajaran Syi'ah. Jabir kecil menerima pendidikannya dari raja bani Umayyah, Khalid Ibnu Yazid Ibnu Muawiyah, dan imam terkenal, Jakfar Sadiq. Ia juga pernah berguru pada Barmaki Vizier pada masa kekhalifahan Abbasiyah pimpinan Harun Al Rasyid.
Ditemukannya kimia oleh Jabir ini membuktikan, bahwa ulama di masa lalu tidak melulu lihai dalam ilmu-ilmu agama, tapi sekaligus juga menguasai ilmu-ilmu umum. "Sesudah ilmu kedokteran, astronomi, dan matematika, bangsa Arab memberikan sumbangannya yang terbesar di bidang kimia," tulis sejarawan Barat, Philip K Hitti, dalam History of The Arabs. Berkat penemuannya ini pula, Jabir dijuluki sebagai Bapak Kimia Modern.
Dalam karirnya, ia pernah bekerja di laboratorium dekat Bawwabah di Damaskus. Pada masamasa inilah, ia banyak mendapatkan pengalaman dan pengetahuan baru di sekitar kimia. Berbekal pengalaman dan pengetahuannya itu, sempat beberapa kali ia mengadakan penelitian soal kimia. Namun, penyelidikan secara serius baru ia lakukan setelah umurnya menginjak dewasa.
Dalam penelitiannya itu, Jabir mendasari eksperimennya secara kuantitatif dan instrumen yang dibuatnya sendiri, menggunakan bahan berasal dari logam, tumbuhan, dan hewani. Jabir mempunyai kebiasaan yang cukup konstruktif mengakhiri uraiannya pada setiap eksperimen. Antara lain dengan penjelasan : “Saya pertamakali mengetahuinya dengan melalui tangan dan otak saya dan saya menelitinya hingga sebenar mungkin dan saya mencari kesalahan yang mungkin masih terpendam “. 
Dari Damaskus ia kembali ke kota kelahirannya, Kuffah. Setelah 200 tahun kewafatannya, ketika penggalian tanah dilakukan untuk pembuatan jalan, laboratoriumnya yang telah punah, ditemukan. Di dalamnya didapati peralatan kimianya yang hingga kini masih mempesona, dan sebatang emas yang cukup berat.
Teori Jabir
Pada perkembangan berikutnya, Jabir Ibnu Hayyan membuat instrumen pemotong, peleburan dan pengkristalan. Ia menyempurnakan proses dasar sublimasi, penguapan, pencairan, kristalisasi, pembuatan kapur, penyulingan, pencelupan, pemurnian, sematan (fixation), amalgamasi, dan oksidasi-reduksi.
Semua ini telah ia siapkan tekniknya, praktis hampir semua 'technique' kimia modern. Ia membedakan antara penyulingan langsung yang memakai bejana basah dan tak langsung yang memakai bejana kering. Dialah yang pertama mengklaim bahwa air hanya dapat dimurnikan melalui proses penyulingan.
Khusus menyangkut fungsi dua ilmu dasar kimia, yakni kalsinasi dan reduksi, Jabir menjelaskan, bahwa untuk mengembangkan kedua dasar ilmu itu, pertama yang harus dilakukan adalah mendata kembali dengan metoda-metoda yang lebih sempurna, yakni metoda penguapan, sublimasi, destilasi, penglarutan, dan penghabluran.
Setelah itu, papar Jabir, memodifikasi dan mengoreksi teori Aristoteles mengenai dasar logam, yang tetap tidak berubah sejak awal abad ke 18 M. Dalam setiap karyanya, Jabir melaluinya dengan terlebih dahulu melakukan riset dan eksperimen. Metode inilah yang mengantarkannya menjadi ilmuwan besar Islam yang mewarnai renaissance dunia Barat.
Namun demikian, Jabir tetap saja seorang yang tawadlu' dan berkepribadian mengagumkan. "Dalam mempelajari kimia dan ilmu fisika lainnya, Jabir memperkenalkan eksperimen objektif, suatu keinginan memperbaiki ketidakjelasan spekulasi Yunani. Akurat dalam pengamatan gejala, dan tekun mengumpulkan fakta. Berkat dirinya, bangsa Arab tidak mengalami kesulitan dalam menyusun hipotesa yang wajar," tulis Robert Briffault.
Menurut Briffault, kimia, proses pertama penguraian logam yang dilakukan oleh para metalurg dan ahli permata Mesir, mengkombinasikan logam dengan berbagai campuran dan mewarnainya, sehingga mirip dengan proses pembuatan emas. Proses demikian, yang tadinya sangat dirahasiakan, dan menjadi monopoli perguruan tinggi, dan oleh para pendeta disamarkan ke dalam formula mistik biasa, di tangan Jabir bin Hayyan menjadi terbuka dan disebarluaskan melalui penyelidikan, dan diorganisasikan dengan bersemangat.
Terobosan Jabir lainnya dalam bidang kimia adalah preparasi asam sendawa, hidroklorik, asam sitrat dan asam tartar. Penekanan Jabir di bidang eksperimen sistematis ini dikenal tak ada duanya di dunia. Inilah sebabnya, mengapa Jabir diberi kehormatan sebagai 'Bapak Ilmu Kimia Modern' oleh sejawatnya di seluruh dunia. Dalam tulisan Max Mayerhaff, bahkan disebutkan, jika ingin mencari akar pengembangan ilmu kimia di daratan Eropa, maka carilah langsung ke karyakarya Jabir Ibnu Hayyan.
Puaskah Jabir? Tidak! Ia terus mengembangkan keilmuannya sampai batas tak tertentu. Dalam hal teori keseimbangan misalnya, diakui para ilmuwan modern sebagai terobosan baru dalam prinsip dan praktik alkemi dari masa sebelumnya. Sangat spekulatif, di mana Jabir berusaha mengkaji keseimbangan kimiawi yang ada di dalam suatu interaksi zat-zat berdasarkan sistem numerologi (studi mengenai arti klenik dari sesuatu dan pengaruhnya atas hidup manusia) yang diterapkannya dalam kaitan dengan alfabet 28 huruf Arab untuk memperkirakan proporsi alamiah dari produk sebagai hasil dari reaktan yang bereaksi. Sistem ini niscaya memiliki arti esoterik, karena kemudian telah menjadi pendahulu penulisan jalannya reaksi kimia.
Jelas dengan ditemukannya proses pembuatan asam anorganik oleh Jabir telah memberikan arti penting dalam sejarah kimia. Di antaranya adalah hasil penyulingan tawas, amonia khlorida, potasium nitrat dan asam sulferik. Pelbagai jenis asam diproduksi pada kurun waktu eksperimen kimia yang merupakan bahan material berharga untuk beberapa proses industrial. Penguraian beberapa asam terdapat di dalam salah satu manuskripnya berjudul Sandaqal-Hikmah  (Rongga Dada Kearifan) .
Seluruh karya Jabir Ibnu Hayyan lebih dari 500 studi kimia, tetapi hanya beberapa yang sampai pada zaman Renaissance. Korpus studi kimia Jabir mencakup penguraian metode dan peralatan dari pelbagai pengoperasian kimiawi dan fisikawi yang diketahui pada zamannya. Di antara bukunya yang terkenal adalah Al Hikmah Al Falsafiyah yang diterjemahkan ke dalam bahasa Latin berjudul SummaPerfecdonis.
Suatu pernyataan dari buku ini mengenai reaksi kimia adalah: "Air raksa (merkuri) dan belerang (sulfur) bersatu membentuk satu produk tunggal, tetapi adalah salah menganggap bahwa produk ini sama sekali baru dan merkuri serta sulfur berubah keseluruhannya secara lengkap. Yang benar adalah bahwa, keduanya mempertahankan karakteristik alaminya, dan segala yang terjadi adalah sebagian dari kedua bahan itu berinteraksi dan bercampur, sedemikian rupa sehingga tidak mungkin membedakannya secara seksama. Jika dihendaki memisahkan bagianbagian terkecil dari dua kategori itu oleh instrumen khusus, maka akan tampak bahwa tiap elemen (unsur) mempertahankan karakteristik teoretisnya. Hasilnya adalah suatu kombinasi kimiawi antara unsur yang terdapat dalam keadaan keterkaitan permanen tanpa perubahan karakteristik dari masing-masing unsur."
Ide-ide eksperimen Jabir itu sekarang lebih dikenal/dipakai sebagai dasar untuk mengklasifikasikan unsur-unsur kimia, utamanya pada bahan metal, nonmetal dan penguraian zat kimia. Dalam bidang ini, ia merumuskan tiga tipe berbeda dari zat kimia berdasarkan unsur-unsurnya:
  1. Air (spirits), yakni yang mempengaruhi penguapan pada proses pemanasan, seperti pada bahan camphor, arsenik dan amonium klorida, 
  2. Metal, seperti pada emas, perak, timah, tembaga, besi, dan 
  3. Bahan campuran, yang dapat dikonversi menjadi semacam bubuk.
Sampai abad pertengahan risalah-risalah Jabir di bidang ilmu kimia --termasuk kitabnya yang masyhur, yakni Kitab Al-Kimya dan Kitab Al Sab'een, telah diterjemahkan ke dalam bahasa Latin. Terjemahan Kitab Al Kimya bahkan telah diterbitkan oleh ilmuwan Inggris, Robert Chester pada 1444, dengan judul The Book of the Composition of Alchemy. Sementara buku kedua Kitab Al Sab'een, diterjemahkan oleh Gerard Cremona.
Berikutnya di tahun 1678, ilmuwan Inggris lainnya, Richard Russel, mengalihbahasakan karya Jabir yang lain dengan judul Summa of Perfection. Berbeda dengan pengarang sebelumnya, Richard-lah yang pertama kali menyebut Jabir dengan sebutan Geber, dan memuji Jabir sebagai seorang pangeran Arab dan filsuf. Buku ini kemudian menjadi sangat populer di Eropa selama beberapa abad lamanya. Dan telah pula memberi pengaruh pada evolusi ilmu kimia modern.
Karya lainnya yang telah diterbitkan adalah; Kitab al Rahmah, Kitab al Tajmi, Al Zilaq al Sharqi, Book of The Kingdom, Book of Eastern Mercury, dan Book of Balance (ketiga buku terakhir diterjemahkan oleh Berthelot). "Di dalamnya kita menemukan pandangan yang sangat mendalam mengenai metode riset kimia," tulis George Sarton. Dengan prestasinya itu, dunia ilmu pengetahuan modern pantas 'berterima kasih' padanya. []

Reffenrensi : http://rumahislam.com/tokoh/3-ilmuwan/595--jabir-ibnu-hayyan-penemu-ilmu-kimia.html



kini aku berharap, semoga kimia ini jadi ilmu yang bermanfaat untuk dunia akhirat, meski sampai sekarang masih tak percaya kenapa harus kimia.ckckc..
suatu hari nanti mungkin aku akan tahu maksud allah mengantarkan aku pada kimia.

Perniagaan Yang terlalaikan



10/29/2010

Selayang Pandang Amanah


Tak akan aku bertanya
Mengapa harus terjadi
Karena aku yakini
tak ada beban tanpa pundak
kau uji aku
karenaku bisa melewatinya
ini yang terbaik bagi hidupku
semua hanya ujian
( nasyid by tiar)


Berbagai status begitu banyak melekat dalam hidupku, seiring waktu yang terlewati, status status itu meminta banyak hal padaku, ntah  itu tanggung jawab, komitmen, disiplin, teliti dan tentunya pengorbanan yang tak sedikit, kini usiaku bertambah dan menuntut aku semakin bijak memilih, semakin selektif memilih, dan tentu itu adalah sarana pendewasaanku sendiri.
Status itu adalah amanat ynag dipercayakan  Allah padaku, apakah aku bisa amanat dengan amanah yang ada, ataukah lalai?. 
“ Sesungguhnya kami telah menawarkan amanat kepada langit, bumi, dan gunung-gunung: tetapi semuanya  enggan memikul  amanat itu dan mereka khawatir  tidak akan melaksanakannya(berat), lalu dipikullah  amanat itu oleh manusia. Sungguh, manusia itu sangat zalim dan bodoh”(  al-Ahzab ayat 72)
Amanat itu bukan sebuah kebanggaan namun sebuah tanggung jawab nan besar yang harus dibawa, amanat itu akan dimintai pertanggungjawabannya, dilihat sejauh mana amanat itu dibawa, dan dilakukan. Seiring berjalannya waktu tersadar bahwa amanat itu adalah titipan yang Allah berikan, untuk mengetahui bagaimana diri kita bisa menjalankan amanat itu, akankah itu membuat sombong, ataukah membuat diri lupa diri, semakin jauh, atau membuat kita makin bertaqarub, itu pilihan mutlak yang harus diambil.
“Kemudian  kami jadikan  kamu sebagai  pengganti-pengganti(mereka ) di bumi setelah  mereka, untuk melihat bagaimana mereka berbuat” ( Yunus : 14)
Ayat selanjutnya membuat hati ini bergetar
Bukankah Dia ( Allah) yang memeperkenankan ( do’a) orang yang dalam kesulitan  apabila  dia berdo’a kepadaNya ,  dan menghilangkan  kesusahan dan menjadikan kamu (manusia ) sebagai khalifah  ( pemimpin) di bumi? Apakah disamping Allah ada tuhan lain? Sedikit sekali nikmat yang kamu ingat.( An-Naml : 27)
Amanat itu datang bukan untuk menjerumuskan namun untuk menempa , meningkatkan kredibiltas kita, menjadi orang –orang terpilih, dan menjadi orang yang terbaik yang pantas raih predikat manusia bertakwa. Amanah sendiri tidak jatuh pada orang yang salah, jika amanah jatuh pada orang yang salah, maka amanah itu hanya akan menghinakan dirinya, amanah itu datang bukan atas dasar kemauan kita, tapi Allahlah mengamanahi kita, segala sesuatu bukan datang begitu saja, namun segala sesuatu datang atas seizin allah. Jika amanat itu datang tanpa keinginan kita , maka ambillah insya Allah dalam tuntunan Allah, namun jika amanah itu diminta maka berhati-hatilah.  Kita juga dilain pihak dituntut profesional tidak asal menerima , idealis keluar tanpa di imbangi dengan realitas yang ada, artinya kita nerima –nerima saja tanpa mengukur diri, sanggupkah kita mengambil amanah itu.

Tulisan ini saya angkat, mengingat saya sendiri sedang berusaha memenej diri dengan amanah yang ada, bagaimana membagi waktu , ruang pikiran, tenaga dan tentunya biaya untuk amanah- amanah yang ada. Ntah itu amanah dari orang tua, amanah kampus, maupun yayasan. Beruntungnya aku karena menjadi bagian penggerak peradaban,  meski aku bukan sang pionir yang diharapkan, tapi langkahku tak gamang untuk itu. Aku usahakan yang terbaik , meski tekadang penilaian itu pada akhirnya akan kembali pada sang pemberi amanah.
Amanah-amanah yang ada menempaku untuk bisa menjadi yang militansi , memiliki etos kerja yang tinggi, mengenalkan aku banyak hal, membuka pintu silaturahmi seluas-luasnya, menempa aku untuk bisa mendewasakan diri, amanah itu sarana bagiku menganal sang khalik tentunya, membuka khasanah intelektual, dan ladang pahala untuku, jika saja saya bisa ikhlas.
Amanah membuat aku mengeluarkan segenap potensi diri, yang terus tertempa, menuntut aku menjadi bagian yang komitmen, disiplin, tanggung jawab, namun aku hanya manusia bodoh dan lemah , yang tak mampu aku berjalan sendiri, maka tiadalah yang mampu menolong selain dia yang mampu menguatkan aku, berjalan menelusuri satu demi satu amanah ini, yang tak sedikit yang harus dikorbankan, tapi tak sedikit pula balasan yang aku harapkan dari sang Khalik.
Membawa amanah ini dengan baik adalah harapan besar yang ingin saya lakukan, tapi sayangnya tak selamanya jalan itu akan sealalu lurus dan mulus, ada lubang tanjakan dan belokan yang tajam. Seperti itulah dalam perjalananya senantiasa aku temui kesulitan. Tapi tak selamanya juga kesulitan itu akan hadir, pasti ada 2 kemudahan yang mengiringi.
Semoga kita bisa menjadi bagian yang amanah dengan amanat yang ada. Menjadi yang istiqomah.
Aamiin….


Biarkan aku malam
Menangis di sepanjang sholatku
Karena hanya allah  yang bisa
 membuat aku tegar menjalani semua ini
Biarkan aku malam
Bersimbaran rahmat ampunanNya
Badai pun pasti berlalu
Menguji imanku
Aku serahkan pada ilahi
( nasyid by tiar)



~AkuInginMenangisTapiSulitSekali~
Rahayu sedang intropeksi diri
Pagi di rumah tercinta
 22111431

Menulis dengan Hati







Sang Pionir Mimpi


Mimpi….
Mimpi itu adalah sebuah lukisan asa
Torehan energi dalam masa
Mimpi itu bagian dari perjalanan hidup
Berakhir menjadi jejak masa lalu
mimpi adalah harapan yang terbingkai
mimpi adalah pelecut emosi
penggerak pionir yang terkubur dalam ilusi
mimpi adalah harga mati yang tak terbeli
mimpi itu adalah hasratku  untuk berlari
mimpi adalah jiwaku yang hidup
mimpiku bukan angan tak bertepi
mimpiku bukan bayangan  di sore hari
mimpiku adalah mentari di pagi hari
mimpiku adalah menembus cakarwala
ku bawa kemanapun aku pergi
yang ku lihat setiap mulai diri terpuruk
ku bagikan setiap kusinggah
disebagian kisah hidupku
ku ajak kau untuk bermimpi bersamaku
tak sekedar jadi sang pemimpi
tapi jadi pionir penuh energi bersama mimpi
menggelar semangat di setiap detik kehidupan
mengibarkan jiwa penuh asa
bersama mimpi aku disini
menapaki jalan kehidupan ini


~malam saat aku sadar bahwa aku bukan siapa-siapa~
Rahayu mengenal jejak lewat mimpi
Malam sabtu
22 Okt 2010

10/13/2010

ketikaBahasaKalbuTakTerwakilkan


Sekuat dan semampu aku melangkah

Aku tak berhak atas kepongahan

Tak ada tempat untuk kelelahan bersua

Yang ada hening yang tak bergeming

Tak diberi kesempatan untuk berlemah diri

Menoleh kembali pada pengembaraan lalu

Jejak itu telah jadi saksi

Yang tersisa adalah saat ini

Bukan diam terpaku mematung

Tapi mengusung pionir pilihan

Menyusun biduk-biduk di setiap penjuru

Aku bukan siapa-siapa

Dan bukan hendak berpongah

Tapi aku ingin jadi bagian yang paling diharapkan

Jadi yang tak dikenal

Dan berbekas meninggalkan keharuman jejak

DiBumi pilihan

~KetikaBahasaKalbuTakTerwakili~

Rahayu

Menjelajah segenap penjuru asa

Malam terakhir di bulan syawal