4/02/2013

Doa dan Asa

~Ummu Hurairah~

Ini adalah salah satu dia Dr. Ronald Tanyir, seorang guru besar di Ma’had al ittihad al Dini, New York
Ya Allah, berikanlah kesabran dan kekuatan kepadaku
Untuk meridhai segala yang tidak kuasa aku tolak
Ya Allah berikanlah keberanian dan kekuatan
untuk mengubah segala yang masih mampu aku ubah
Ya Allah, berikanlah kebenaran dan hikmah kepadaku
Untuk membedakan hak dan yang bathil

Doa ini aku baca dalam buku terbitan zaman, degan judul berdamai dengan takdir.
Buku ini memang menginspirasi dan membrikan solusi untuk saya yang sedang diselimut awan kegelisahan, hahaha
Kau tahu buku itu bernasehat padaku, kenpa harus gelisah sedang yang memegang tonggak kita sepanjang hidup ini adalah Allah. Allah memilih yang baik bagi kita, Ia menstimulus kita untuk memlih sesuai dengan apa yang Ia pilih bagi kita, kemudian mengeliminasihal yang tak baik.
Kacamata manusia memang selalu akut menanggapin pilihan Allah yang tidak sesuai dengan ekspetasi kita. Kita arogan dan menyalahkan pilihan Allah, siapa sih kita ? padahal Allah maha tahu bung, kita bagai secuil mikroba yang lemah. Hmmm
So tenang ya ..
Manusia hanya di tuntut untuk berusaha, rasulullah mencontohkan demikian, begitu tutur departemen program di tempat aku bekerja, Pak Arif. Kata kata terngiang selalu ketika aku sedang ambruk dalam melintasi waktu yang terus berjalan menggerus pikiran dan umurku.
Seorang mu’in tidak dijinkan untuk putus asa dengan rahmat Allah, rahmatnya luas membentang sampai tak terbayang, kasih sayangnya melintang bahkan membujur sampai tak terpikirkan.
Hebat bukan
Kmu sedang memikirkan hidupmu yang sulit??
Lihatlah diluar sana??
Ada yang lebih sulit ..
Ada yang mengobati kepiluan hatimu dengan kalimat cantik berikut ini , yang aku kutip juga dalam buku terbitan zaman
Berbahagialah danberharapah kalian
Mendapat kesenangan . demi Allah,
Aku tidak mengkhawatirkan kemiskinan
Yang menimpa kalian . Yang aku khawatirkan adalah manakala
Dunia dimudahkan untuk kalian,
Sebagaimana dimudahkan untuk orang-orang sebelum kalian.
Kalian lebih mementingkan kepentingan dunia
Seperti orang orang sebelum kalian .
Akibatnya kalian celaka gara-gara dunia
Sepertinya ha lorang –orang sebelum kalian




No comments:

Post a Comment

tulis komen mu disini ya