5/18/2010

Tak mudah jadi mas’ulah


Menjadi mas’ulah ternyata bukan hal yang mudah, sungguh berat beban tanggung jawabku pada orang yang telah memberikan mandat itu padaku, terutama pertanggungjawabanku di akhirat kelak.bukankah setiap pemimpin akan dimintai pertanggung jawabannya atas kepemimpinannya kelak.

Iya menjadi seorang mas’ul ah harus bisa bersikap adil dalam memutuskan suatu perkara,atau dalam menyelasaikan masalah yang ada, menjadi adil bukanlah hal mudah , karena tidak ada yang adil selain Allah Yang Maha Adil, tidak bisa aku mengambil keputusan sepihak tanpa pertimabangan orang-orang yang terlibat dalam kepentingan tersebut. Mengatur jadwal pertemuan pun sekarang menjadi masalah, saat masing-masing dari kita tidk bisa menemukan jadwal yang cocok, sungguh membingungkan dalam pilihan tersebut, satu sisi ingin semua bisa kumpul , tapi di sisilain ada yang akan berkorban, di sisi satunya lagi aku harus menjaga perasaan, tapi saat itu juga aku butuh kebijakan , btuh ketegasan, sungguh saat seperti itu aku butuh diriku yang berprinsip dengan ertimabangan matang dlam memutuskan , bukan dalam keadaan terburu-buru. Sungguh sikap terburu-buru datangnya dari setan.

Maka aku mohon ya allah jadikan aku pemimpin yang adil yang mampu menjaga dan memahami orang yang memberikan kepercayaan itu padaku, tuntunlah aku dengan cahayamu ketika bertindak,memutuskan dan melangkah. Sungguh Engkau yang terbaik untukku.

18 mei 2010

Asrama Padjdjaran malam hari

Rahayu Setianingsih