12/23/2010

Ngintip ke Pondokan orang



Sebuah perjalanan menarik,
`               malam pukul 9 malam kurang, aku baru selesai rapat di yayasan, yang berlokasi di bandung kota. Heum …kondisi malam yang mengkhawatirkan untuk saya pulang ke rumah membuat saya harus mabit disalah satu temanku yang membawa kendaraan. Bersama ukhti w___n aku pergi, waw penampilannya saat hendak menggendarai motor terlihat tangguh, dan ku katakan padanya “ waw akhwat tangguh”. Bagaimana tidak, jeket tebal menutupi pakaiannya yang anggun, kemudian helm besar fullface dan tas super big yang digendongnya membuat dia semakin terlihat tangguh. Kerennn..aku suka gayanya..
Motor pun melesat di jalanan kota, sampai ke gang-gang kecil untuk memburu waktu khawatir pintu gerbang telah terkunci. Beliau sempatkan membeli nasi padang dan cokelat untuk anak-aaknya??..aku bertanya dalam hati ( anak-anak??....). ternyata beliau kepala asrama puteri , aku jadi semakin penasaran bagaiamana situasi asrama di tempatnya, malam pun semakin larut dan motor un melesat kian kencang melewati gang gang kecil…wawwwww mantabzzzzz dingin..brrrrrrr…
Sampailah aku didepan sebuah gerbang yang menjulang kokoh, dan seorang laki-laki pun membukakan pintu gerbang, dan yang terlihat pertama adalah bangunan bertingkat 2 yang mengitari  sekelilingku, dan sebuah rumah yang cukup besar berada dibagian sisi kiri dari arah aku datang, lapangannya cukup luas, bagian bawah sudut kiri itu adalah kawasan puteri , dan sudut kanan adalah kawasan putera, bangunannya berwarna kuning muda dan orange, bagian bawah bangunan asrama tempat murid murid tinggal, lantai dua adalah sekolah tempat mereka belajar, pojok pojoknya ada kamar mandi yang sangat besar, kemudian rumah pemilik sekolah yang tadi saya sebutkan berwarna hijau kebiruan.aku tinggal di kamar kakak asuh , tepat disamping kamar adik adik asuhnya, saat aku masuk kamar adik asuh yang terdiri dari tiga kamar ini ,mereka langsung mengahambur dan mecium tanganku, dan menanyakan siapa namaku, hoooo lucunya anak –anak ini, masih kecil-kecil…aku lihat mereka sedang becanda , bermain bantal guling, ada yang sedang belajar, ada yang sudah tidur, ada yang sedang merapihkan tempat tidur. Mereka nampak lucu sekali, suasana begitu bising karena teriakan dan candaan mereka, maklum semuanya tinggal disana.
Sahabatku mengajakku ke kamar yang lain , dan mengajakku ke lantai dua, tangganya ada dua tangga khusus murid dan pengajar, aku masuk lewat tangga khusus murid, dibagian samping kanan sebelum masuk kelas kelas ada ruangan tempat jemur pakaian, ternyata mereka semua yang masih bocah bocah ini mencuci pakaiannya. Kami pun memasuki ruangan kelas, disana ada anak kelas 3 SMP yang sedang beljar mempersiapkan ujian untuk esok hari…(waww rajin ya….). dan pelajarannya sirah , dan ntahlah apanya namanya, yang pasti seperti pelajaran di pondokan , yang isinya hadist, dn yang lebih menakjubkan mereka semua penghapala al quran …wawww merinding dengernya,,,,ada yang yang sudah hapal sampai 7 juz( aku juga tak sebanyak itu…)..
Dari atas lantai 2 ruang kelas, kita bisa melihat kawasan ikhwan, dari atas aku lihat ada kakak asuh dan murid murid sedang berdiri di tengah lapang, menurut sahabatku itu ada yang sedang kena hukuman , dan biasanya hukuman untuk anak-anak yang melanggar perturan jika ikhwan rambutnya di pitakin…hihihi lucu juga, jadi para pelanggar akan terlihat…
Malam pun makin larut , kebisingan ocehan anak anak masih saja memenuhi ruang kamar mereka, dan ternyata anak kelas 1 telah menyiapkan tempat tidur untukku dan sahabatku ( baikknyaaaa…..)
Pukul 3 aku terbangun, dan segera langkahku menuju kamar madi yang tidak jauh dari kamar tempatku tidur, dengan mata sayu yang masih mengantuk, aku lihat kamar mandi itu sudah diisi anak-anak yang hendak wudhu, selesai wudhu aku pun pergi ke rumah bu ustadzah pemilik seklah, shalatnya berada dilantai dua, yang kerennya adalah sekeliling tempat shalat adalah rak rak buku, mulai dari kitab samai dengan majalah, dan anak anak sudah ada yang memulai shalat tahjudnya, namun ada juga di pojok ruangan yang tertidur dengan mukenanya, ntahlah apa di sudah shalat apa belum ,tapi melihat mereka begitu lucu dan cantik, masih kecil sudah pintar, rajin dan kenakalan mereka pun jadi hal yang lucu….
Setelah tahajud mereka melanjutkan aktivitasnya membaca al matsurat, dan aku turun kembali ke kamar asrma kakak asuh, dan berniat hunting makanan di pasar, membeli klepon dan awug , yang murah meriah lagi mengenyangkan…wahhh uniknya jumat kali ini, aku pun tak lama setelah itu pulang untuk mengisi keputrian di SMA ku….
~heeheh ga kesampean jadi santri akhirnya jalan jalan mulu ke pondokan orang~~~~
Rahayu bolang
setelah belajar organik
Kamar sepupu