4/23/2011

Kau Datang dan Pergi Oh Bgitu Saja


Tahu ga judul di atas itu apa?
"curahan hati" 
bisa jadi
"sebaris lirik lagu"
benar sekali 

Sebaris lirik lagu dari Letto. *he  letto deh ketahuan saya suka dengar. 
Iah sebaris lirik yang mewakili hati saya. Pada dia yang datang dan pergi oh begitu saja. iI datang saat tak tepat, saat aku tak ingin sekali kehadirannya saat itu, dan pergi di saat aku sedang membutuhkannya. Dialah ide yang bisa kau dapatkan, bukan di balik hati, bukan di balik pikiran. tapi dibalik kejadian di ujung matamu. 
Dialah ide yang kadang muncul saat tak tepat. 
contoh kasus.
Hari itu saya sedang mengantarkan obat ke daerah soreang, bersama sang hero (* babeh red), motor melaju memburu jalanan *jiahhh.Saat itu mataku tertuju pada tukang gorengan, mengingatkan aku pada situasi lebaran saat kelaurgaku masih kumplit. rasanya tanganku gatal untuk menuangkan ide yang terlintas, hanya saja malam cuy, mana di motor pula ,,jadi cuma bisa di tulis inti ide saja di Hp. dan naasnya saya kehilangan mood menulis karena terlalu lama membiarkan ide itu begitu saja, dia pergi justru saat saya mau menulis.

Kasus lain, saat itu saya sedang sangat banyak masalah, disana sini, sempat terpikir saya kabur dari jatinangor dengan uang yang di punya, dan tinkkkkkk sebuah ide muncul, kayanya seru dah buat cerpen kaya gitu. kisah seorang mahasiswa kabur dan merubah identitas karena tindakan kekerasan dari sanag ibu (* sorry ya enya aye mah baik, ini mah tambahan ide). namun apa yang terjadi kawan-kawan. saya kehilangan ide lagi saat tangan di atas laptop dan mata di depan Word.

kasus lain pula, saat tugas membabi buta ( dah babi mah haram, ganti jadi mensapi buta hahah), dan ujian kuliah membanjiri ( basah donk kertas ujian ). tiba tiba ide muncul menembaki kepalaku,wah benar benar kepala seperti hendak meledak rasanya ingin menuangkan, tapi sayang situasi tak mendukung , dan saat wktu kosong tiba. feel menulis itu hilang. heuuuu . sedihnya....

semasa SMA, guru B.Indonesiaku pernah bilang, ide itu sangat melimpah alias pabalatka, jika saja kamu memiliki kaca mata yang lebih sensitif, segala pekara bisa jadi sumber menulis, segala perkara bisa menjadi awal ide cerita yang kemudian dikembangkan sesuai dengan imajinasi.
 4 tahun berlalu dan kata kata itu amat lekat dalam pikiran, dan saat saya mulai bisa lumer alias bisa nuangin pikiran jadi kata-kata . Semua menjadi benar apa yang dikatakan bapak


Contoh kasus (* jiah bak detektif dah ni )
hari itu saya liat acara ibu hamil sedang melakukan senam hamil, tiba tiba . lampu nyala ( trinkkk ide muncul.) dan jalan cerita pun mengalir dalam kepala, saat ide mengalir tak segera di tuang apa yang terjadi kawan . menguap heuuuu..jadi saya buat kisi kisinya. dengan Variasi tokoh.

yang lain lagi

hari itu saya maen ke gramed. baca baca buku anak anak , ensiklopedi al Qur'an . tiba tiba lampu dikepala. mucul ide begitu begini dan kesan kemari. semua mengalir dalam kepala. 

ada lagi dan masih banyak lagi. mulai sensitif merasakan ide yang mengetuk pikiran saya ( tuk tuk tuk mukulin kepala)

Tahu kah kalian???? bahwa ide adalah barang mahal. lebih mahal dari dinar dirham yang saya beli. ( * hee tetap mahal dinar denk). ya intinya mahal aza. ide yang selalu datang dan pergi ini, sesuatu yang simple namun bisa jadi ledakan luar biasa jika bisa di tuang, ia bisa jadi ladang uang, ladang amal, ladang usaha, ladang menanam investais masa depan.mungkin kalian pernah terkagum kagum pada tulisan orang lain. bisa jadi ide itu awalnya biasa saja, namun sang yang punya ide menuangkannya, jadilah ide teramat berharga. bukan begitu?


begitulah si Dia yang datang dan pergi begitu saja. 

* menatap langit , bagian dari alam yang menjadi nuftah terbesar bagi ruang inspirasi





6 comments:

  1. sepertinya banyak yang merasakan ide datang cuma hinggap sekejap lalu pergi entah kemana dan ga mau balik.... tapi yang membahasakannya baru kali ini nemu bacaannya....

    nice story....

    ReplyDelete
  2. nice post..ketika ide datang harus segera dituangkan,,kl g dia keburu kabur susah nyari nya.

    ReplyDelete
  3. @kak Sam & kak Meuti: iya kak, dah pengen dari dulu tapi ru kesampaian nulis sekarang..semua penulis naglamin hal yang sama kaya aku juga kayanya

    ReplyDelete
  4. Cie... yang lagi suka Letto.
    ane sukanya yg Ruang Rindu.. :)

    ReplyDelete
  5. ide memang alien. datang tak diundang pulang tak rela diantar. :D

    (eh, koq lebih mirip jelangkung yah?? :D)

    ReplyDelete
  6. @kak Menulisaja : lah pan itu juga lagu ruang rindu kak...
    @Kak Asri : hahha iya kakak itu mah kaya lagi manggil jelangkung .....

    ReplyDelete

tulis komen mu disini ya